|
Maskapai Penerbangan Kembali Naikkan Biaya Bahan Bakar
Rabu, 19 Desember 2007 | 11:23 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Mulai 19 Desember sejumlah maskapai penerbangan di Samarinda, Kelimantan Timur, menaikkan tarif dengan menambah biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge hingga 11 persen atau Rp 15 ribu.
Sebelumnya maskapai penerbangan telah menaikkan fuel surcharge mencapai Rp 65 ribu. Dengan demikian secara keseluruhan setiap penumpang harus membayar biaya tambahan Rp 80 ribu.
Berdasarkan surat edaran yang diterima loket penjualan di Samarinda dari pusat maskapai penerbangan di Jakarta kenaikan ini dipicu oleh melambungnya harga avtur sebagai bahan bakar pesawat yang cukup signifikan.
Loket penjualan tiket pesawat Lion Air menerima surat edaran pada Selasa (18/12), tercantum kenaikan taruf tambahan baru berlaku pada Rabu (19/12).
Maskapai Lion Air misalnya pada hari ini memberlakukan tarif baru dengan kenaikan fuel surcharge Rp 15 ribu kepada setiap penumpang. Kenaikan yang sama juga diberlakukan bagi maskapai penerbangan Adam Air di Samarinda.
"Fuel rescharge sebelumnya kan Rp 165 ribu menjadi sekarang ditambah Rp 15 ribu untuk setiap penerbangan mulai hari ini," kata Dina Maya, Reservasi dan Ticketting Lion Air Samarinda.
Dijelaskannya dengan kenaikan harga fuel surcharge ini harga tiket penerbangan dari Balikpapan ke Jakarta mulai hari ini dan seterusnya menjadi Rp 1.479.000 untuk kelas ekonomi paling tinggi.
Menurutnya sampai hari ini penjualan tiket masih belum terjadi, sehingga belum diketahui keluhan pelanggan akibat kenaikan ini.
FIRMAN CHIQO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|