|
KPU Kalimantan Timur Sangsikan Validitas Pendataan Penduduk
Selasa, 15 Januari 2008 | 12:42 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangsi atas validitas Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 3 Januari lalu. KPU menilai banyak kesalahan dalam proses pendataan oleh pemerintah sehingga perlu ada perbaikan.
Anggota KPU yang menjabat Ketua Divisi Sosialisasi dan Informasi, Elvy NH Gaffar, mengatakan dengan data yang diterima dari pemerintah, KPU masih belum bisa mengetahui jumlah DP4 Kaltim karena masih terpisah-pisah. Belum lagi dari data yang berhasil ditampilkan, ternyata banyak yang tidak masuk akal dan perlu perbaikan. "Di Kabupaten Kukar (Kutai Kartanegara) jumlah pemilih berkurang 22 ribu, sedangkan penduduk bertambah 30 ribu," katanya.
Sementara, di Kabupaten Paser, dari data yang ada disebutkan dalam satu kelurahan hanya dihuni 10 orang. Elvy mengatakan KPU di kabupaten dan kota melalui PPK dan PPS kesulitan melakukan pemutakhiran data penduduk karena keterbatasan waktu.
Menurut Elvy, pihaknya tetap menjalankan pemutakhiran data dengan acuan DP4 seadanya, sambil menunggu adanya rekapitulasi yang sudah diperbaiki dari pemda. "Pendataan penduduk itu tugas pemerintah, kalau terus begini kami akan kehabisan tenaga," ungkapnya.
Elvy mengakui DP4 sudah diterima lima bulan sebelum hari pemilihan atau pada bulan Desember, bukan pada Januari. Meski mengalami keterlambatan, sampai sekarang KPU belum menerima rekapitulasi DP4 dari pemerintah dalam bentuk dokumen.
Berdasarkan jadwal tahapan pemilihan gubernur Kalimantan Timur, penetapan Dafar Pemilih Tetap (DPT) dilakukan pada 13 Maret. Elvy khawatir jika kondisi ini terus berlarut-larut, hasil pemilahan dan pemutakhiran data pemilih oleh PPK dan PPS kurang optimal. Akibatnya banyak pemilih yang memiliki hak suara tidak akan terkomodir karena tidak terdaftar.
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur digelar pada 26 Mei 2008. Jadwal ini diundur dari sebelumnya pada 22 April karena bertepatan dengan pelaksanaan ujian nasional sekolah.
Firman Chiqo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|