|
14 Pengidap HIV/AIDS Baru Muncul Setiap Bulan di Samarinda
Jum'at, 08 Pebruari 2008 | 13:30 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mencatat dalam kurun waktu Juni-Desember 2007 ditemukan 101 kasus baru HIV/AIDS di Samarinda, Kalimantan Timur, atau rata-rata setiap bulan muncul 14 kasus.
Hingga Desember 2007 tercatat 218 kasus, peningkatan dari 117 kasus hingga Mei 2007. Dari jumlah tersebut, 19 orang pengidap di antaranya telah meninggal dunia.
Koordinator Proyek HIV/AIDS PKBI Muran Gautama mengatakan jumlah pengidap yang ditemukan berdasarkan layanan VCT di dua rumah sakit, yaitu RS Dirgahayu dan RSUD Abdul Wahab Sjachranie Samarinda.
Menurut Muran, pengidap tidak lagi dari kalangan pekerja seks, namun meluas hingga ke masyarakat umum. "Ironisnya 98 persen pengidap di Samarinda itu merupakan usia produktif 15-44 tahun," kata Muran.
Dari temuan PKBI, seluruh wilayah di Samarinda terwakili. Pengidap yang teridentifikasi didominasi perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba dengan media jarum suntik.
PKBI selaku organisasi yang peduli terhadap HIV/AIDS saat ini terus memberikan edukasi terhadap 30-an orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Ia berharap pemerintah daerah juga mau membantu dengan memberikan pendidikan, karena dengan pengetahuan diyakini bisa menekan penyebaran penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu.
"Jika berdasarkan perhitungan nasional, satu orang bisa menularkan kepada seratus orang, artinya HIV/AIDS di Samarinda sudah menyebar luas di seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Sementara data terakhir dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur hingga akhir 2007 mencatat 707 kasus yang tersebar di daerah itu. Selain Samarinda, di Kota Balikpapan ditemukan 59 kasus dan Kota Tarakan 11 kasus. Dari jumlah penderita akumulasi dari 1993-2007 itu sedikitnya 45 orang pengidap penyakit mematikan itu meninggal dunia.
Firman
INDEKS BERITA LAINNYA :
|