|
Warga Samarinda Blokir Jalan Rusak
Senin, 18 Pebruari 2008 | 12:09 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Ratusan warga Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, memblokir Jalan Batu Cermin. Mereka menuntut Pemerintah Kota Samarinda memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah.
Di jalur jalan yang diblokir warga itu terdapat tiga sekolah yang terpaksa meliburkan siswanya, yaitu SMK Pelayaran, SMKN 6 dan SMP 27. Para siswa yang membawa kendaraan termasuk para guru tertahan di jalan dan tidak bisa masuk ke sekolahan.
Salah seorang guru di SMKN 6, Sarjono, mengatakan sekolah terpaksa diliburkan karena kendaraan siswa dan guru tidak bisa masuk. "Antara kecewa dan tidak. Kecewanya tidak dikasih tahu ada aksi pemblokiran ini. Tapi, di sisi lain kami mendukung, karena akses jalan ke sekolah rusak parah," katanya.
Tak hanya sekolah, pemblokiran itu juga membuat aktivitas warga terhenti total, termasuk pelayanan di kantor Kelurahan Sempaja Utara yang lumpuh. Sejak pagi hari belasan truk sengaja diparkir melintang hampir menutupi seluruh badan jalan. Warga juga menanam pohon pepaya dan pohon pisang tepat di tengah-tengah badan jalan.
Lurah Sempaja Utara, Syamsu Alam, mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas aksi warga ini. Menurutnya, pembangunan jalan bukan kewenangannya, tapi pemerintah daerah. "Lurah itu kan hanya bisa menjembatani, tapi mereka ingin bertemu langsung dengan pejabat meminta kepastian pembangunan jalan," katanya saat ditemui di tengah-tengah aksi warga.
Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, jalan itu memang kondisinya rusak parah. Hampir di seluruh badan jalan berlubang. Selain itu, di pinggir badan jalan kondisi aspalnya keriting. Warga mengatakan jalan satu-satunya yang menjadi urat nadi ekonomi warga ini tak pernah tersentuh pembangunan sejak tahun 1985.
FIRMAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|