|
Pemda Samarinda Tak Punya Anggaran Atasi Harga Minyak Goreng
Jum'at, 07 Maret 2008 | 22:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan harga minyak goreng yang terus meningkat mulai meresahkan. Ironisnya Pemerintah Kota Samarinda Kalimantan Timur tak bisa berbuat banyak untuk menurunkan kembali harga minyak goreng dipasaran.
Kepala Kantor Perindustrian Perdagangan Kota Samarinda,Laksmi Edmond mengatakan, pihaknya tak bisa
mengintervensi kenaikan harga. Pemerintah Daerah Kota Samarinda hanya menunggu kebijakan pemerintah pusat untuk menstabilkan harga segera. "Kami tak ada anggaran untuk menekan harga atau menutupi kenaikan harga agar bisa normal," kata Laksmi, Jumat (7/3).
Kenaikan harga minyak goreng di kota Samarinda sudah mencapai Rp 3 ribu hingga Rp 4 ribu per kilogram. Ini dipicu karena harga minyak goreng di daerah asal telah mengalami kenaikan sehingga harga yang dijual di Samarinda ikutan naik.
Rencananya, Pemerintah Daerah Kota Samarinda bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Samarinda dan distributor minyak goreng akan menggelar pertemuan pada Selasa (11/3). Pertemuan membicarakan permasalahan
harga minyak goreng. "Kami tentunya minta agar distributor tak terlalu signifikan menaikkan harga yang
berdampak kemampuan daya beli masyarakat," ujarnya.
Laksmi mengatakan, anggaran daerah terutama yang terdapat di dinas telah teralokasi penggunaannya sesuai kegiatannya. Dengan demikian untuk penggunaan dana yang
bersifat instan seperti penanggulangan harga minyak goreng tak tersedia.
FIRMAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|