|
Tiga Kelurahan Terendam Luapan Sungai Karang Mumus
Selasa, 25 Maret 2008 | 14:04 WIB
TEMPO Interaktif, Samarinda:Akibat hujan yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sejak sepekan terakhir, Sungai Karang Mumus meluap. Tiga kelurahan yang dilalui anak Sungai Mahakam itu terendam hingga setengah meter.
Banjir terjadi sejak kemarin. Air diperkirakan terus naik karena hujan masih terus mengguyur Samarinda. Kelurahan Gunung Lingai merupakan kelurahan terparah yang terendam banjir dibandingkan Kelurahan Temindung Permai dan Kelurahan Sidodadi. Perum Griya Mukti Sejahtera di Kelurahan Gunung Lingai digenangi air hingga mencapai lutut orang dewasa.
Berdasarkan keterangan warga, banjir yang melanda perumahan ini terjadi setiap tahun. Maklum kawasan ini berada pada titik terendah, meski jaraknya tak jauh dari Waduk Benanga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga tak bisa lagi membawa kendaraan hingga ke rumah mereka. Warga memilih memarkir kendaraannya di lokasi sebelum jembatan memasuki kawasan perumahan. Selain karena banjir yang dikhawatirkan mematikan mesin, jembatan satu-satunya yang masih dalam pembangunan itu kondisinya becek dan membahayakan pengendara.
Fitri, warga Perumahan Griya Mukti Sejahtera, mengatakan ia bersama keluarganya memilih tetap dirumah. "Sudah saya antisipasi dengan menaikkan kasur hingga satu meter di dalam rumah," ujarnya. Untuk mengantar anak ke sekolah Fitri harus berjalan sekitar 1 kilometer untuk mencapai kendaraannya yang diparkir setelah jembatan.
Sementara itu, Lurah Sidodadi, M Ishak, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan banjir yang melanda wilayahnya. Meski belum tergolong besar, namun banjir tahunan ini menurutnya perlu diwaspadai.
"Air masih belum terlalu besar, entah besok, pasalnya ketinggian air naik turun tergantung Sungai Mahakam," katanya. Sementara pantauan di Sungai Mahakam hari ini ketinggian air hampir menyentuh bibir sungai.
FIRMAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|