Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ambruknya Jembatan Bahiton Diselidiki
Kamis, 10 April 2008 | 14:06 WIB

TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah telah meminta tim teknis independen dari Departemen Pekerjaan Umum dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyelidiki kasus ambruknya Jembatan Bahiton di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, akhir November 2007.

"Hingga saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan dari tim teknis independen yang telah turun menyelidiki penyebab ambruknya bentang jembatan. Dari hasil penyelidikan teknis itu akan kita ketahui apakah ambruknya jembatan yang menghubungkan Kabupaten Murung Raya dengan Kabupaten Barito Utara itu faktor alam atau terjadi kesalahan teknis material," kata Asisten Intelijen Kejati Kalteng Agus Darmawan, di Palangkaraya, Kamis (10/4).

Menurut Agus, kajian teknis itu akan menentukan secara obyektif dugaan terjadinya pengurangan material dalam pembangunan jembatan itu. Ketidaksesuaian material itu diduga menjadi salah satu penyebab robohnya konstruksi rangka baja jembatan dengan panjang bentang 60 meter.

"Pembangunan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Murung Raya menelan dana Rp 111 miliar bersumber dari APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten hingga 2009 mendatang," ujarnya.

Agus mengaku telah turun ke lokasi ambruknya jembatan, dan meminta keterangan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Murung Raya, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng, dan pihak kontraktor pelaksana. "Kita mendapatkan keterangan dari pihak kontraktor dan dinas setempat menyebutkan jembatan ambruk karena debit air pasang Sungai Barito naik dengan cepat yang menyebabkan konstruksi sebagian jembatan roboh dan miring," jelasnya.

Karana WW

Dari Arsip Majalah TEMPO
Jembatan Politis Suramadu  | 19 Juli 2004
Lahar Mengancam Jembatan Krasak | 10 Juni 1978
Menangkal Penyakit Jembatan | 07 September 1985
Empat penjuru semanggi | 24 September 1988


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri PU Resmikan Jembatan Bantuan Jepang
30 Persen Jembatan di Tangerang Rusak Karena Banjir
Keluarga Tuntut Pencarian Korban Jembatan Ambrol Dilanjutkan
Banjir Putuskan Jalur Solo-Pacitan
Jembatan Suramadu Dipastikan Selesai Desember 2008
Pemerhati Lingkungan Tolak Jembatan Selat Sunda
DPRD Protes Penandatanganan Kesepakatan Jembatan Selat Sunda
Jembatan Selat Sunda Terganjal Masalah Alur Laut
Ratusan Baut Jembatan Musi II Dicuri
Pemerintah Didesak Segara Bangun Jembatan Selat Sunda
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120918 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pengunjung Taman Mini Naik 100 Persen
Jalur Busway Ragunan Macet Total
Ongkos Haji Plus Naik US$ 500
Tidak Ada Lagi Kenaikan BBM
Seleksi Lembaga Perlindungan Saksi Dimulai Besok

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data