|
Antisipasi Pendudukan Massa, Polisi Jaga Bandara Sepinggan
Senin, 28 April 2008 | 11:06 WIB
TEMPO Interaktif, Balikpapan:
Kepolisian Daerah Kalimantan Timur hari ini mengerahkan ratusan personelnya guna menjaga kawasan Bandar Udara Sepinggan, menyusul informasi di masyarakat bahwa Suku Dayak akan menduduki sejumlah objek vital Balikpapan dan satu di antaranya Bandara Sepinggan.
Dari pantauan Tempo, polisi menjaga seluruh jalan masuk yang menghubungkan Bandara Sepinggan. Personel Brigadir Mobil Polda Kaltim dan Kepolisian Resor Kota Balikpapan memeriksa seluruh kendaraan bermotor serta kelengkapan surat-surat kendaraan.
Para anggota polisi itu bersenjata lengkap laras panjang dan perlengkapan anti huru-hara disertai kendaraan berat Brimob Polda Kaltim, yaitu baracuda dan water canon.
Sebelumnya beredar kabar ratusan warga Suku Dayak akan melakukan aksi demo besar-besaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan DPRD Balikpapan. Mereka juga hendak menduduki Bandara Sepinggan dengan mendirikan tenda di lapangan parkirnya.
Sikap itu merupakan wujud kekecewaan Suku Dayak yang merasa tidak terakomodir tuntutannya. Mereka ingin adanya wakil dari sukunya untuk turut serta sebagai calon gubernur pada pemilihan kepala daerah Mei nanti. Empat calon gubernur saat ini mayoritas berasal dari suku Banjar, Bugis dan Jawa.
Permasalahan ini sempat memicu bentrokan antar-pendukung suku dan simpatisan partai politik. Sejumlah kantor Golkar dan PDIP Kaltim dirusak massa yang mengaku berasal dari suku tertentu.
SG Wibisono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|