|
Suku Dayak Minta Calon Independen
Senin, 28 April 2008 | 13:43 WIB
TEMPO Interaktif, Balikpapan:
Masyarakat suku Dayak meminta pada pemilihan gubernur Kalimantan Timur Mei mendatang ada a ketentuan calon independen "Supaya kami bisa ikut sebagai calon independen," kata Gabriele, tokoh Solidaritas Dayak Bersatu.
Menurut dia, dari seluruh cagub yang ada, tidak satupun berasal dari suku Dayak. Pemilihan gubernur Kaltim diikuti oleh tokoh partai politik (parpol), seperti pasangan Awang Faroek Ishak - Farid M yang didukung oleh PAN dan PKB, Achmad Amin - Hadi Mulyadi didukung Patriot dan PKS, Nursyiwan Ismail - Heru Bambang disokong PDIP dan Jusuf SK - Luther Kombong didukung Partai Golkar.
Gabriele meminta penundaan jadwal pelaksanaan pemilihan gubernur, bila aspirasi mereka ditolak. Penundaan dapat dilakukan sambil menunggu pembahasan DPR sehubungan Rencana Undang Undang Pemilu Tentang Calon Independen.
Bila tuntutannya tidak digubris, Gabriele mengancam akan menggagalkan pelaksanaan pilkada dan Pekan Olahraga Nasional mendatang di Kaltim.
Tuntutan itu disampaikan dalam aksi yang melibatkan puluhan warga suku Dayak di kantor Kaltim Post, gedung DPRD Balikpapan dan kantor KPU Balikpapan. Dalam aksinya mereka mengenakan baju adat tradisional dan senjata mandau. Mereka melanjutkan aksinya di halaman parkir Bandara Udara Sepinggan Balikpapan.
Secara terpisah, Andi Said Alie, anggota Komisi Pemilihan Umum Balikpapan, mengatakan akan membawa aspirasi masyarakat suku Dayak itu ke KPU Kaltim. "Keputusan final menjadi keputusan KPU Kaltim," ujarnya.
SG Wibisono
INDEKS BERITA LAINNYA :
|