|
Banjir Genangi Tiga Kabupaten di Kalimantan Tengah
Senin, 28 April 2008 | 14:29 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Sejak kemarin banjir akibat luapan Sungai Barito mulai menggenangi Kabupaten Barito Selatan pada bagian hilir sungai dengan ketinggian mencapai 10-20 sentimeter.
Debit air diperkirakan semakin naik seiring surutnya debit air di Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya. Sebelumnya, banjir menggenangi Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya di hulu Sungai Barito.
Menurut Irwansyah, warga Jalan Kartini, Kecamatan Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, banjir di Kota Buntok sudah dimulai sejak tadi malam.
"Saat itu debit air di Sungai Barito semakin naik dan terus naik sehingga masuk dan menggenangi rumah warga, terutama yang berada di bantaran sungai yang berada di ibukota kabupaten. Kondisi ini jelas menjadikan warga kalang kabut dan berusaha menyelamatkan barang-barang mereka," ujarnya saat dihubungi Tempo hari ini.
Jalan-jalan di Kota Buntok yang sudah mulai tergenang, antara lain Jalan Pahlawan, Kartini, Hilir Simpet dan Tabuk Buntok. "Namun warga belum mengungsi dan hanya mengamankan barang-barang berharga di tempat yang aman, baik membuat meja panggung atau diamankan ke rumah keluarga yang berada di daerah dataran yang lebih tinggi," ujar dia.
Kepala Humas Pemkab Barito Utara Fery Kusniadi mengatakan hari ini sekitar 500 PNS dari seluruh instansi di Pemkab Barito Utara melakukan aksi bersih-bersih pascabanjir di Kota Muara Teweh, ibukota Kabupaten Barito Utara.
"Bersih-bersih itu dilakukan karena banyak sekali sampah yang berserakan ketika air surut dan itu sangat tinyak nyaman. Kalau tidak dibersihkan bisa mengundang penyakit," kata Fery, Selasa (28/4).
Karana WW
INDEKS BERITA LAINNYA :
|