Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mahasiswa Minta Transparansi Dana Bencana Alam
Selasa, 29 April 2008 | 14:45 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar:


Sekitar 50 mahasiswa yang yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Luwu dan Forum Mahasiswa Pro Demokrasi demo di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Mereka meminta transparansi dana bantuan bencana alam di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, senilai Rp 16 miliar.

Menurut, Nidar, koordinator aksi, dana bantuan bencana alam itu diduga terjadi penyimpangan dalam penyalurannya. Sejatinya dana Rp 16 miliar itu disaluran ke tiga kecamatan di kabupaten Luwu, yakni Suli, Larompong dan Larompong Selatan pada Juni 2007 lalu.

Dana itu seharusnya dipakai untuk perbaikan bencana alam, seperti pembangunan pemakaman, perbaikan areal pertanian, perkebunan, dan tambak. "Tapi sampai dana habis, tapi tampak adanya perbaikan itu," ujar Nidar.

Oleh karena itu, kata Nidar, mahasiswa menuntut Kejati Sulsel membentuk tim investigasi terhadap indikasi penyelewengan dana bantuan bencana alam itu dan mendesak BPK untuk mengaudit dana tersebut.

Kepala BPK Makassar, Abdul Latif mengatakan informasi tersebut akan ditindaklanjuti. "Kalau ada indikasi penyimpangan akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam," ujarnya.

Selanjutnya, aksi mahasiswa dilanjutkan dengan konvoi motor ke kantor Badan Pemeriksa Keuangan Makassar.

Irmawati


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Desak Transparansi Dana Bencana Alam
Korupsi Rumah Sakit Balikpapan Masih Disidik
Antasari: Kepala Daerah Tidak Perlu Takut KPK
Presiden Didesak Keluarkan Surat Izin Pemeriksaan Bupati
Gubernur Jambi Serahkan Kasus Korupsi ke Penegak Hukum
Rekonstruksi Penangkapan Jaksa Urip Digelar Hari Ini
Dinas Pendidikan Jambi Bantah Temuan BPK
Penyimpangan APBD Jambi Rp 8,9 Miliar Dilaporkan ke KPK
Antony Ditahan, Gubernur Jambi Rapat Mendadak
Jaksa Kasasi Putusan Bebas Tiga Terdakwa Korupsi
> selengkapnya...

Referensi

Kisah Panjang Jaksa dan Sjamsul
Mengurai Benang Kusut Duit BI
Siapa Menyusul Rokhmin
Enaknya Bermain Monopoli
Singapura Bukan Surga Lagi

Website

Kepolisian Negara RI (Polri)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122189 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jalur Busway Ragunan Macet Total
Ongkos Haji Plus Naik US$ 500
Tidak Ada Lagi Kenaikan BBM
Seleksi Lembaga Perlindungan Saksi Dimulai Besok
Komisi Yudisial Jadwalkan Periksa Khaidir

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data