|
Kalla Orasi di Depan Para Raja Maluku
Senin, 29 Oktober 2007 | 13:09 WIB
TEMPO Interaktif, Ambon:Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan orasi di hadapan 500 raja atau latupati dari delapan kabupaten/kota di Maluku, para pejabat dan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Maluku dan 13 sultan dari 13 kesultanan di Indonesia pada acara Musyawarah Besar (Mubes) Latupati di Gedung Baileo Siwalima Ambon Senin (29/10).
Kalla membakar semangat pimpinan dan warga Maluku untuk bangkit membangun lagi Maluku dan menjadikan masa lalu untuk melihat masa depan terutama pasca-kerusuhan Ambon lalu.
"Mari jadikan masa lalu atau konflik dulu sebagai pelajaran berharga untuk bangkit menjadikan Maluku lebih maju," kata Kalla saat membuka sekaligus meresmikan Musyawarah Besar (Mubes) Latupati Maluku ini.
Acara ini merupakan pertemuan untuk memperkuat fungsi dan peran para raja yang juga merupakan pemangku adat di Maluku. Tampak juga dalam kesempatan itu Menteri Sosial Bachtiar Hamzah, Sri Sultan Hamengkubono X, tokoh mediator perdamaian konflik Farid Husain, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan sejumlah pejabat Muspida setempat.
Kalla juga dianugerahi gelar kehormatan Upulatu Mel Maluku atau raja dari para raja oleh Majelis Latupati Maluku karena Kalla dianggap berjasa dalam perdamaian di Ambon dan membangkitkan kembali semangat warga Maluku untuk membangun kembali provinsi penghasil cengkeh dan pala pasca konflik agama beberapa tahun lalu.
Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menyatakan tujuan dilaksanakannya Mubes Latupati yang berlangsung 29 sampai 31 Oktober ini adalah pertama sebagai wadah pemersatu untuk konsolidasi masyarakat adat Maluku dalam pembangunan. Kedua, mensosialisasikan forum terbentuknya Majelis Latupati, dan ketiga mendeklarasikan Majelis Latupati Maluku ini. "Forum ini juga sebagai wadah mencegah konflik," kata Kalla.
Sepanjang titik-titik yang dikunjungi dan dilintasi Wakil Presiden seperti Bandara International Pattimura, Gedung Baileo Siwalima, dan Gedung DPD Golkar Maluku dijaga ketat sejumlah personel dari Kepolisian Daerah Maluku dan Kodam XVI Pattimura. Sekitar seribu lebih polisi menjaga ketat ketiga titik yang dilintasi Wakil Presiden tersebut.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|