Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

13 WNA di Ambon Ditahan
Sabtu, 01 Maret 2008 | 13:04 WIB

TEMPO Interaktif, Ambon:13 warga negara asing (WNA) ditangkap gara-gara tidak memiliki izin tinggal di Ambon. Dari 13 orang tersebut, tujuh orang berkewarganegaraan Myanmar dan enam orang lainnya berkebangsaan Thailand.

Ke-13 WNA itu saat ini ditahan di Kantor Karantina Departemen Hukum dan HAM Kelas 1 Ambon, yang terletak di Desa Passo, Baguala, Kota Ambon.

Menurut Pelaksana Harian Kantor Imigrasi Ambon, Albert Abrahamsz, mereka dikarantina sejak pekan lalu, setelah Polda Maluku menyerahkan mereka. Proses pemulangan mereka sedang diurus Kantor Imigrasi Ambon. "Kami sementara menghubungi kedutaan kedua negara untuk memulangkan mereka," kata Albert kepada wartawan.

WNA asal Thailand dan Myanmar ini ditangkap anggota Polda Maluku di rumah mereka di kawasan Air Besar, Desa Passo, Baguala, Ambon. Mereka awalnya bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) perusahaan ikan dari Thailand.

Pada 2003, kapal mereka berlabuh di dermaga Angkatan Laut di Halong karena tertangkap di wilayah Maluku. Lantaran terkatung-katung di Ambon, mereka memilih menetap di Ambon, dan selama di Ambon mereka bekerja sebagai buruh bangunan dan tukang gali pasir. Bahkan sebagian dari mereka sudah ada yang menikah dengan gadis Ambon.

"Kalau disuruh memilih, kami lebih baik tinggal di Ambon daripada dipulangkan," kata Wan, salah seorang WNA yang fasih berbahasa Indonesia kepada wartawan.

Mochtar Touwe

Dari Arsip Majalah TEMPO
Jangan Biarkan Dwikarna Merana  | 29 Juli 2002
Harapan yang Kandas  | 29 Desember 2003


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Imigrasi Tahan Bekas Pilot Amerika
Lumpur Gas Ancam Desa Barambai, Barito Kuala
Taman Nasional Lauser Akan Dihutankan Kembali
Calon Gubernur Aceh Janji Bangun Ekonomi Rakyat
Jejak Manusia Pertama Sumatera Utara Ada di Pulau Nias
Batik Pekalongan Dapat Penghargaan dari UNESCO
Satwa Langka Dijual Bebas di Pinggir Hutan Blora
Warga Merapi Diminta Waspadai Banjir Lahar Dingin
Greenpeace Buka Kantor Perwakilan di Indonesia
Ada Unsur Kelalaian Dalam Ledakan Pipa Gas Pertamina
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118387 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jenazah Sophan Sophiaan Tiba Di Rumah Duka
Jenazah Sophan Tiba Di Bandara Soekarno Hatta
DKI Sisir Kawasan Radio Dalam
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Menabrak Pakem Seni Trimatra

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data