Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Kejaksaan Tinggi Periksa Bupati Flores Timur
Kamis, 27 Januari 2005 | 15:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur memeriksa Bupati Flores Timur Felix Fernandez dalam kasus dugaan korupsi proyek pembelian tanah di Weri untuk membangun terminal senilai Rp 109 juta, proyek gisi dan pemberdayaan gender senilai Rp 330 juta, dan proyek pengadaan 10 unit kapal ikan senilai Rp 10 miliar.

Pemeriksaan berlangsung di ruangan Asisten Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur. Tim pemeriksa Bupati Felix dipimpin oleh Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Hartadi, dibantu empat orang jaksa.

Usai menjalani pemeriksaan tahap pertama, Felix mengatakan, prinsipnya sebagai bupati, dia hanya menjalankan kebijakan pemerintah yang telah disepakati oleh DPRD. “Saya selaku bupati hanya menjalankan apa yang sudah di bahas bersama dan direncanakan, kemudian dianggarkan dalam APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun anggaran 2002 dan 2003,” katanya.

Ketika ditanya tentang keterlibatan dirinya dalam berbagai dugaan korupsi, Felix menegaskan, dia sama sekali tidak terlibat. “Saya tidak bersalah. Selaku bupati saya menjalankan tugas berdasarkan aturan,” katanya lagi.

Tim penyidik Kejaksaan Tinggi sebelumnya telah memeriksa Sekretaris DPRD Kabupaten Kupang F.S. Lasiko, juga sebagai saksi, dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp 1 miliar yang melibatkan 40 mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang. Sejauh ini, sudah enam mantan anggota DPRD yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Jems de Fortuna - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset dengan memasang foto Ketua DPR, Akbar Tandjung di samping perangkap tikus di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025]. Ketua DPR Akbar Tandjung bersama para pengacaranya, Denny Kailimang  (dua dari kiri), Amir Syamsuddin  (duduk) disela persidangan kasus  Buloggate II di Pekan Raya Jakarta (PRJ), 6 Mei 2002. [TEMPO/ Bagus Indahono; K7A/324/2002; 20020308].
Protes Anti Korupsi
Akbar Tandjung, Denny Kailimang dan Amir Syamsuddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sidang Perkara Korupsi Let Let Dan Walla Dimulai
Jaksa Agung Tunda Kasus Korupsi Gubernur Sumatera Barat
Kejaksaan Akan Tahan Walikota Bengkulu
DPRD Indikasikan Ada Penyelewengan Proyek di Dinas Pertanian Banten
Korupsi Dana Pengungsi Dilaporkan ke Menko Kesra
Hakim untuk Letlet dan Walla, Ditetapkan
Wakil Walikota Bogor Bebas
Persidangan Nurdin Halid Dilanjutkan
Jaksa Agung Bantah Perintahkan Kajati Cari Perkara Korupsi
Mantan Ketua dan Wakil DPRD Solo Ditahan
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data