|
Nusa
Pemerintah Flores Timur Alokasikan Rp 100 Juta untuk Wabah Diare
Jum'at, 28 Januari 2005 | 14:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur telah mengalokasikan dana sebesar Rp 100 juta untuk penanggulangan wabah diare di kawasan ini. Alokasi dana itu sebagian untuk pengadaan obat-obatan serta biaya perawatan para korban.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur Wilhelmus Wangga mengatakan, hasil analisa sementara yang dilakukan tim medis mengindikasikan bahwa kebanyakan korban terserang diare karena mengkonsumsi air yang telah bercampur bakteri ecoli.
Selain itu, masalah sanitasi lingkungan dan buruknya gizi warga, turut memperparah daya tahan tubuh sehingga gampang tertular.
“Untuk sementara pemerintah menggunakan dana tak terduga sebesar Rp 100 juta untuk penanggulangan diare. Langkah lainnya adalah mengaktifkan kembali posko penanggulangan kejadian luar biasa serta memberikan perawatan gratis kepada para korban,” kata Wilhelmus di Kupang hari ini.
Sementara itu, jumlah penderita di Kabupaten Flores Timur, terus bertambah, meski korban tewas berhasil ditekan.
Data yang diperoleh dari Biro Bina Sosial Nusa Tenggara Timur menyebutkan, jumlah penderita diare di Flores Timur sampai dengan Jumat (28/1) mencapai 1.268 orang atau bertambah 44 kasus dari sehari sebelumnya. Sedangkan korban tewas sebanyak 24 orang.
Jumlah penderita diare di kawasan ini meliputi Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Flores Timur, dan Belu.
Jems de Fortuna - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|