|
Nusa Tenggara Timur
Gunung Rokatenda di Sikka NTT dalam Status Siaga
Senin, 31 Januari 2005 | 13:43 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang: Badan Vulkanologi dan Migrasi Bencana Geologi Bandung menetapkan status siaga terhadap Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menyusul semakin meningkatnya aktivitas gunung yang ditandai dengan bunyi dentuman dan gemuruh dua pekan terakhir. Meningkatnya aktivitas gunung tersebut, dirasakan warga yang tinggal di beberapa pulau terluar Kabupaten Sikka, meski bagian atas permukaan gunung tidak mengeluarkan asap tebal.
Bupati Sikka, Alex Longginus, yang dihubungi melalui telepon, Senin (31/1) mengatakan telah mengeluarkan himbauan kepada warga di sekitar gunung khususnya yang menatap di wilayah kepulauan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya letusan yang lebih besar dengan risiko yang lebih buruk. "Warga di dekat gunung merasakan adanya dentuman dan bunyi gemuruh pada Kamis (13/1) lalu dan terus berlanjut sampai dengan sekarang ini. Dentuman terakhir, terdengar pada Minggu (30/1) lalu, namun warga tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa," katanya.
Menurut Longginus, kemungkinan besar terjadi letusan di kawah bawah laut karena tidak ada tanda-tanda terjadi letusan melalui kawah permukaan. Gunung Rokatenda termasuk salah satu gunung api aktif, yang terlatak kurang lebih 70 kilometer arah Utara Kota Maumere. Gunung ini terakhir meletus pada 1985 yang ditandai dengan semburan larva dan material panas setinggi kurang lebih 2.000 meter dari atas permukaan laut. Badan Vulkanologi memperkirakan, dalam jangka waktu 7-20 tahun, akan kembali meletus.
Menanggapi meningkatnya aktivitas gunung, Gubernur NTT, Piet A. Tallo meminta instansi terkait untuk segera mengirim tenaga ahli ke lokasi untuk mengamati perkembangan aktivitas gunung dan memasang perlengkapan komunikasi dan radio untuk kelancaran pemantauan.
Jems de Fortuna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|