Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa Tenggara Barat

MUI Identifikasi Ulang Praktik Aliran Sesat
Jum'at, 08 April 2005 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram: Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Barat akan melakukan identifikasi ulang kasus aliran sesat (penyimpangan Islam) terutama di Pulau Lombok. Langkah ini dilakukan menyusul kembali munculnya praktik aliran sesat, setahun belakangan ini. "Kita akan mengindentifikasi praktik aliran sesat di
Lombok. Sebab jika dibiarkan akan tidak sehat disini,"
tegas Tuan Guru Haji Hazmi Hamzar, Sekretaris Umum MUI
NTB, di Mataram, Jumat (8/4) siang.

Penegasan MUI NTB ini, merespon sejumlah praktik aliran sesat yang mulai muncul kembali. Menurutnya, jika mereka itu kebetulan menggunakan nama Islam, maka hal itu tidak benar. Sebab, secara umum ajaran Islam itu tetap lahir dengan kaffah. "Tidak juga pemahaman menyangkut ajaran Islam. Tapi memang mereka ini telah sesat," imbuhnya.

Hazmi Hamzar tidak memungkiri, munculnya praktik aliran sesat ini karena pengaruh dari sejumlah dukun yang mengaku-ngaku sebagai guru mengaji. Biasanya, mereka berpraktik di daerah-daerah yang bertingkat pendidikan rendah. "Siapa yang tidak percaya jika awalnya mengaju sebagai guru mengaji, tapi ternyata seorang dukun," tandasnya.

Sebelum MUI mengeluarkan fatwa soal aliran sesat di
Lombok, dua minggu lalu, terjadi perusakan dan
pembakaran rumah milik Abah Aziz, 58, tahun. Rumahnya
di Dusun Bayan, Kelurahan Geremeng, Kecamatan Praya
Kabupaten Lombok Tengah, disebut-sebut sebagai tempat pengajian bersama puluhan muridnya, dirusak dan dibakar massa.

Abah Aziz dilaporkan seorang wanita, karena telah melakukan pelecehan seksual. Tak hanya itu, wanita yang juga pernah menjadi muridnya itu sempat disekap dan dibawa lari pria yang kabarnya telah mempunyai sedikitnya 80 murid.

Kini, Polres Lombok Tengah, telah memburu Abah Aziz
yang lari setelah kasus pembakaran itu. Polisi juga telah menyatakan Abah Aziz sebagai buron. "Ya kini tersangka menjadi buron Polres Lombok Tengah," tegas Ajun Komisaris Besar Polisi I Dewa Maningkajaya.

Menurut Maningkajaya, Abah Aziz dijerat pasal 279
KUHP dan pasal 284 dan 285 karena telah melakukan
tindak asusila. Polisi sempat mencari tempat persembunyiannya, seperti di Gunungsari, Kabupaten
Lombok Barat.

Sujatmiko

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Coretan hujatan di dinding Mushola jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia/LDII, Pringabaya, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat/ NTB, Senin, 1 Oktober 2002. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20021217] SUASANA KONGRES UMAT ISLAM INDONESIA DI MASJID ISTIQLAL. [ RULLY KESUMA;25D/163/98;981105 ]
Mushola LDII Butyang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Akan Dibangun Pusat Dialog dan Budaya Antar Umat Beragama Sedunia di Yogyakarta
Asal Tafsir Divonis 3 Tahun
MUI Umumkan BreadTalk dan Hoka Hoka Bento Subhat
MUI Minta Penyandera Lepaskan Wartawan Metro TV Segera
DPR akan Jadikan Fatwa MUI tentang TKW sebagai Rekomendasi Kebijakan Tenaga Kerja
MUI: Makanan Bantuan Boleh Dimakan
MUI : Umat Islam Agar Menyumbang Aceh dan Berkurban
Pemerintah Wajib Kuburkan Mayat Korban Tsunami Segera
Din Syamsuddin: Jenazah Korban Tsunami Dimungkinkan Dibakar
Din Syamsudin Menolak Dicalonkan Sebagai Ketua Umum PAN
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk35 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik
Laba Bersih Corporindo Tumbuh 103 Persen

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data