|
8 Bandara Angkasa Pura I Masih Rugi
Rabu, 30 November 2005 | 16:25 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Delapan bandara di lingkup PT Angkasa Pura I masih mengalami kerugian operasional. Bandara itu adalah Bandara Selaparang Mataram, El Tari Kupang, Patimura Ambon, Frans Kaisiepo Biak, Sam Ratulangi Manado, Syamsuddin Noor Banjarmasin, Adi Sumarmo Solo, Ahmad Yani Semarang.
Keuntungan PT Angkasa Pura I tahun ini diperkirakan mencapai Rp 385 miliar atau naik sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 371 miliar. "Pendapatan bandara yang merugi ini sekitar 30 persen," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Bambang Darwoto kepada Tempo, Rabu (30/11) siang.
Adapun bandara yang operasionalnya menguntungkan sehingga memberikan keuntungan PT Angkasa Pura I adalah Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Hasanudin Makassar, Sepinggan Balikpapan, Adi Sucipto Yogyakarta.
Bandara Selaparang sendiri mengalami kerugian Rp 5 miliar. General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Selaparang I Nyoman Suwetja Putra mengatakan rendahnya penumpang internasional yang dilayani mempengaruhi pendapatan. Sebab, biaya PJP2U (pelayanan jasa penumpang pesawat udara) dalam negeri hanya Rp 15 ribu sedangkan luar negeri Rp 75 ribu. Bandara bisa untung kalau penerbangan internasionalnya minimum 30 persen. "Karena mayoritas tarifnya dolar," ujarnya.
Saat ini, dari 34 pergerakan pesawat yang tiba dan berangkat dari Selaparang, hanya ada dua pesawat yang menjalani rute internasional setiap harinya.
supriyantho khafid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|