|
Standar Calon Bintara Polda Nusa Tenggara Barat Rendah
Jum'at, 27 April 2007 | 14:21 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat membuka gelombang kedua penerimaan calon bintara polisi. Mereka yang akan diterima adalah calon harus berpenduduk setempat dan tamatan SLTA 2001-2006.
Pembatasan tersebut terpaksa dilakukan karena masih rendahnya kwalitas sumber daya manusia dibanding tamatan SLTA dari Jawa dan luar daerah lainnya. Karena itu, ditetapkan angka minimal nilai raportnya rata-rata enam.
Kepala Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Barat, Ajun Komisaris Besar M. Basri, mengemukakan bahwa standar kelulusan yang diterima lebih rendah dibanding polda lainnya.
Kendala lain yang dinilai rawan calon pelamar adalah gangguan kesehatan akibat penyakit endemik hepatitis. "Ini berdasar hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar hepatitis di Mataram," katanya, Jumat (27/4).
Penerimaan calon bintara gelombang pertama peminatnya
1.500 orang lebih. Namun, yang berhasil dijaring memenuhi
persyaratan dan jatahnya, hanya 10 persen atau 165 orang.
Mereka biasanya yang mengalami gugur persyaratan administrasi sekitar 10 persen. Kemudian dilakukan seleksi sikap atau parade. Yang gugur dalam
seleksi kesehatan mencapai 20 persen sebelumnya menjalani tes psikologi, ujian tulis, dan tes kesehatan terakhir.
Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|