Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aktifitas LSM Asing Diduga Terkait Pertambangan di NTT
Kamis, 09 Agustus 2007 | 14:52 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang: Anggota Dewan Perwkilan rakyat Daerah (DPRD) Nusa tenggara Timur ( NTT) Karel Yani Mbuik menduga, kehadiran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asutraoia di Pulau Landu berkaitan dengan rencana eksplorasi minyak dan gas bumi di ladang minyak Rote I dan Rote II. "Orang asing tidak mungkin melakukan aktifitas di pulau terpencil apabila tidak ada tujuan-tujuan tertentu. Banyak pejabat yang tidak tahu
kalau didaerah itu kaya minyak," kata Mbuik, kemarin.

Kehadiran LSM asing di Pulau Landu, Kabupaten Rote Ndao memang menjadi polemik belakangan ini. Mereka melakukan aktivitas tanpa sepengetahuan pemerintah Indonesia. Padahal pulau itu berada di wilayah Indonesia meski berbatasan langsung dengan langsung dengan Ashmore Reef, wilayah maritime Australia Utara.

Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) Wilayah VII Kupang, Kamis pagi memberangkatkan KRI Arun dengan puluhan personil untuk melakukan pengamatan dari dekat aktifitas LSM asal Australia itu. Kepala Dinas Penerangan Lantamal Wilayah VII Kupang, Mayor Laut Ali mengatakan, tentara akan mengambil tindakan konstitusional apabila terbukti kehadiran lembaga asing itu tidak sesuai prosedur hukum Indonesia. "Kami sudah mengantongi nama-nama mereka. Apabila terbukti mereka menyalahgunakan visa, maka akan dideportasi kembali ke negara asal mereka," kata Ali.

Dalam melaksanakan misinya, lembaga asing itu tidak melaporkan aktifitasnya ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah NTT. Sehingga dapat dikategorikan sebagai illegal.
Lembaga yang diketahui memiliki singkatan nama BACF tersebut tidak terdaftar dalam data base sehingga menyulitkan pemerintah daerah untuk melakukan penyelidikan.

Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Niat Tak Etis WorldHelp | 24 Januari 2005
Tempat Istimewa Tetap Untuk Indonesia | 27 Mei 1978


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

INFID Sambut Baik Pengunduran Diri Paul Wolfowitz
Singapura Akan Diadukan ke Komisi HAM Internasional
LSM di NTT Bertemu Gubernur
MoU LSM Asing Ditandatangani Besok
LSM Desak Pemerintah Segera Aksesi FCTC
DPR Diminta Keluarkan Rekomendasi Soal Sidney Jones

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105253 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data