Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

30 Ribu Pekerja Ilegal Asal NTT Bekerja di Malaysia
Selasa, 14 Agustus 2007 | 18:17 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang: Tenaga Kerja Indonesia ilegal yang bekerja di Malaysia asal Nusa
Tenggara Timur diperkirakan mencapai 30 ribu orang. Mereka umumnya diselundupkan oleh perusahaan pengerah tenaga kerja melalui Nunukan, Kalimantan Timur.

Menurut kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi NTT,
Ignas Conterius, akibat kegiatan itu negara dirugikan Rp 30 miliar per bulan. Untuk mencegahnya pemerintah melakukan operasi bersama polisi. “Tujuh bulan terkahir ini pemerintah mencegah keberangkatan seribu TKI ilegal ke Malaysia,” ujar Conterius kepada Tempo pada Selasa (14/8).

Selanjutnya para TKI tersebut, jelas Conterius, diberangkatkan secara resmi sehingga pemerintah Indonesia bisa memberikan pembelaan jika mereka mendapatkan masalah di Malaysia.

Mengenai adanya informasi empat tenaga kerja asal NTT yang divonis hukuman mati oleh peradilan Malaysia karena terkait pelanggaran hukum, sejauh ini pemerintah daerah belum mendapat konfirmasi resmi dari KBRI di Kuala Lumpur. jems de fortuna


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ratusan TKI Bermasalah Tiba di Tanjung Priok
Polisi Kupang Tangkapi TKI Ilegal ke Malaysia
Sebanyak 459 Pekerja Ilegal Dipulangkan
80 Persen TKI Karanganyar, Ilegal
Konsorsium Bank Malaysia Talangi Biaya Keberangkatan TKI
Majikan Damansara Tetap Tak Mau Bayar Gaji
Malaysia Permudah Eks-TKI Ilegal
Jenazah Siti Masitoh Tiba
Malaysia Luluskan Izin 160 Ribu TKI
Lagi, Tenaga Kerja Indonesia Disiksa
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105554 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data