Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Seorang Warga Lombok Timur Dirawat di Ruang Isolasi
Rabu, 22 Agustus 2007 | 14:05 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Seorang warga Desa Sawing, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, HB (47 tahun), dirawat di ruang isolasi Flamboyan RSU Mataram mulai Selasa (21/8) sore setelah menderita panas dan dua ekor ayam hutan peliharaannya mati.

HB dirujuk ke RSU Mataram oleh RSU Selong setelah diperiksa dan hasil diagnosanya terjangkit penyakit pernafasan. Menurut dr Salim S Thalib, dokter spesialis penyakit paru dari RSU Mataram, penderita dirujuk ke RSU Mataram untuk menjalani deteksi virus influenza.

Semula, setelah dua ekor ayam hutannya yang diperoleh dari Bima mati, HB menderita flu dan langsung ditangani RSU Selong. Panas badannya pada hari pertama masuk RSU Mataram mencapai 38 derajat Celsius. Rabu (22/8) pagi menurun menjadi 37,5 derajat Celsius, tetapi tanpa disertai batuk, sesak napas dan nyeri tenggorokan. "Sudah dilakukan pemeriksaan darah dan rontgen, normal," katanya.

Kepala Sub Dinas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB), dr Mohammad Ismail, mengatakan telah mengirimkan sampel ke pusat untuk diperiksa lebih lanjut mengenai PCR (polymerase chain reaction) untuk mengetahui ada tidaknya virus. Kabar hasilnya baru diterima Kamis (23/8) sore.

"Tetapi pusat dipastikan mengirimkan tenaga ahli flu burung untuk mendampingi dokter yang menanganinya," ujar Ismail dalam keterangan pers di ruang rapat utama Kantor Gubernur NTB di Mataram.

Supriyantho Khafid

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gubernur Bali Merasa Kecolongan Soal Kasus Flu Burung
Pemerintah Siapkan Pengganti Resolusi WHO
Pasar Tradisional Berpotensi Sebarkan Flu Burung
Samarinda Hadapi KLB Flu Burung
9 Kecamatan di Trenggalek Endemis Flu Burung
Akibat Flu Burung, Ribuan Ayam Mati Mendadak
Warga Boyolali Tuntut Peternakan Ayam Ditutup
Ribuan Ayam di Merangin Mati Akibat Flu Burung
Kasus Flu Burung ke 98 Terjadi di Grobogan
Flu Burung Masuk Ambon
> selengkapnya...

Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

WHO Indonesia
Info Penyakit Menular
Pusat Promosi Kesehatan
Badan Litbang Depkes
RSPI Sulianti Saroso
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106093 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Kekeringan Di Banten Meluas
Industri Kreatif Sumbang 7,8 Persen PDB Jawa Barat
Kampanye Hari Pertama Tanpa Dialog
Pemerintah Diminta Membentuk Badan Kependudukan
Soenarjo Optimis Pilkada Jatim hanya Satu Putaran

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data