|
Gizi Buruk di NTB Menurun
Kamis, 22 November 2007 | 15:32 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Jumlah kasus gizi buruk di Provinsi Nusa Tenggara Barat semakin menurun. Menurut Kepala Dinas kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Baiq Magdalena, tahun ini tercatat ada 1.130 kasus gizi buruk atau 0,26 persen.
"Dari jumlah itu, 29 balita meninggal, dan 427 balita membaik. Kebanyakan kasus gizi buruk, terjadi di Kabupaten Lombok Timur," papar dia kepada pers, Kamis.
Prevalensi kurang energi protein juga cenderung menurun. Pada 2006, prevalensi kurang energi protein sebesar 27,34 persen, sedangkan pada 2005 sebesar 29,2 persen. Semua data ini diperoleh berdasarkan hasil survei Pemantauan Status Gizi.
Penyebab utama gizi buruk, kata Magdalena, adalah kemiskinan dan pendidikan rendah. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik, sekitar 25 persen dari 4,257 juta jiwa penduduk, atau sekitar 1,51 juta, merupakan penduduk miskin.
Pemerintah Nusa Tenggara Barat, kata Magdalena, menaruh perhatian besar pada masalah kesehatan. Terutama, sejak kasus gizi buruk ditemukan tahun 2005 lalu di wilayah lumbung padi ini. "Setiap ada satu kasus gizi buruk, pemerintah kabupaten pasti langsung melapor pada kami," katanya. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|