|
Kota Taliwang Lumpuh Akibat Banjir
Rabu, 26 Desember 2007 | 16:58 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Banjir melanda Taliwang, ibukota Kabupaten Sumbawa Barat, sejak Selasa (25/12) malam pukul 23.00 WIT. Mulai Rabu (26/12) dini hari pukul 02.00 Taliwang mengalami lumpuh total karena terputusnya aliran listrik, telepon, dan telepon seluler hingga Rabu (26/12) petang ini.
Hampir seluruh rumah penduduk sekitar 12.000 jiwa terendam air hingga ketinggian lebih satu meter akibat meluapnya Sungai Brang Rea yang berasal dari hulu sejauh tujuh kilometer.
Warga Kota Taliwang di lima kelurahan, yaitu Dalam, Sampir, Kuang, Bertong dan Bugis yang sudah menerima peringatan banjir secara dini melakukan pengungsian ke daerah utara jembatan kota yang lebih tinggi, di lokasi SPBU di Lang Sesat atau ke rumah keluarga yang lebih tinggi. Tetapi ada pula yang bertahan di rumahnya.
Salah seorang warga di Jalan Cendrawasih, Agus Sudono, mengatakan ketinggian banjir di rumahnya mencapai lebih satu meter, hingga papan rumah panggungnya. Ia bisa dihubungi untuk konfirmasi melalui telepon seluler sewaktu berada di Senteluk, di luar kota Taliwang, untuk keperluan makan. "Kami butuh suplai makanan dan air bersih," ujarnya. Ia khawatir terjadi banjir susulan karena cuaca di daerahnya masih gelap.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan rumah yang berarti. Hanya beberapa lokasi jalan mengalami kerusakan akibat terkupasnya aspal oleh genangan air. "Tetapi perlu bantuan suplai makanan," kata Camat Poto Tano, Amiruddin, seusai mengirim suplai bantuan makanan ke Kota Taliwang. Poto Tano yang berada di luar Kota Taliwang tidak terkena genangan banjir.
Karena gangguan total komunikasi dan listrik, para pejabat setempat, termasuk Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadly dan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Manimbang Kahariady tidak dapat dihubungi melalui telepon dan selulernya.
Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|