Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penerbitan Sertifikat Pulau Panjang Diusut
Kamis, 27 Desember 2007 | 14:35 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) akan menyelidiki perkara pidana penjualan Pulau Panjang alias Gili Lampe di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa.

Pengusutan dilakukan mulai dari penerbitan sertifikat kepemilikan tanah oleh pengusaha asal Bali, Made Sutrisna sekeluarga. Polisi sudah mengetahui alamatnya di Bali.

Kepala Polda NTB Brigadir Jenderal Wawan Hendrawan mengatakan, meskipun penjualan pulau tersebut baru rencana yang dilakukan melalui website Karangasem.Com, dipastikan telah dilakukan penyelidikan tindak pidana kepemilikan sertifikat tanah negara tersebut, Kamis (27/12).

"Kami usut kenapa pengusaha dari Bali itu bisa memiliki sertifikatnya," kata Wawan Hendrawan, sewaktu jumpa pers akhir tahun 2007 di kantornya.

Melalui helikopter, Wawan sudah memantau seluruh pulau-pulau yang ada di daerah NTB. Berdasarkan temuannya, banyak pulau yang tidak berpenghuni. "Saya cek dari udara, banyak yang kosong," ujarnya. Terdapat 400-an pulau dan sebagian di antaranya sudah diberi nama dan telah didaftarkan ke Perserikatan Bangsa–Bangsa melalui Departemen Dalam Negeri.

Polda NTB sudah mengusulkan kelengkapan polisi untuk mengawasi pulau-pulau tersebut. Minimal ada pos polisi dan sepeda untuk menjaga pulau tersebut. Sebab, seperti disebutkannya, banyak orang asing selaku wisatawan datang dan pergi ke pulau terpencil di NTB, di antaranya ke pulau Moyo secara langsung dari Bali.

Supriyantho Khafid

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Sekeping Koin di Kepala Borneo | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepulauan Riau Serahkan Nasib 613 Pulau ke Pusat
Banten Ngotot Rebut Kembali Kepulauan Seribu
24 Pulau Indonesia Diduga Hilang
685 Pulau di Nusa Tenggara Timur Belum Punya Nama
Warga Pulau Berhala Protes Pembangunan Rumah
Merusak Ekosistem, Pulau Kecil Tak Boleh Ditambang
Banten Desak Pemerintah Perjelas Wilayah Kepulauan Seribu
Pangdam Bantah Sengketa di Pulau Mengudu
Empat Pulau di NTT Berpotensi Sengketa
Lapangan Terbang Perintis Akan Dibangun di Miangas
> selengkapnya...

Referensi

Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Pulau-pulau kecil

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114214 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sumur Gas Medco Bocor
Pengunjung Taman Mini Naik 100 Persen
Jalur Busway Ragunan Macet Total
Ongkos Haji Plus Naik US$ 500
Tidak Ada Lagi Kenaikan BBM

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data