|
Tiga Balita Tewas Akibat Demam Berdarah di Kupang
Selasa, 05 Pebruari 2008 | 12:28 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Wabah demam berdarah di Kota Kupang kembali menewaskan tiga balita hanya dalam waktu sepekan. Sementara 194 balita lainnya dalam kondisi kritis dan sedang dirawat di sejumlah rumah sakit dan empat puskesmas di Kota Kupang.
Dalam tiga bulan terakhir, jumlah korban tewas akibat demam berdarah mencapai 12 orang, sebagian besar adalah balita dari keluarga miskin.
Data dari Dinas Kesehatan Kota Kupang menyebutkan korban terbanyak ada di Kecamatan Oebobo, yakni 90 kasus, Kecamatan Kelapalima 47 kasus, Kecamatan Maulafa 35 kasus dan Kecamatan Alak 22 kasus.
"Korban tewas terakhir bernama Dion Besiga (2,5 tahun) Minggu lalu," kata Yanti, staf Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Kepala Biro Bina Sosial Setda NTT, Sentianus Medi, yang dihubungi terpisah mengatakan, selain Kota Kupang, kasus DBD juga terjadi di Kabupaten Alor, Timor Tengah Utara, Nagekeo dan Kabupaten Kupang. Menurutnya, pemerintah telah mengambil beberapa langkah darurat untuk mengatasi perkembangan kasus DBD, yakni membagikan bubuk abate dan melakukan penyuluhan pola hidup sehat kepada masyarakat.
"Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara membiasakan diri membersihkan lingkungan, termasuk menutup tempat penampungan air serta menggunakan kelambu pada malam hari," kata Sentianus.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|