Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banjir di Belu, Ratusan Warga Mengungsi
Selasa, 19 Pebruari 2008 | 12:10 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang: Banjir kembali melanda Kecamatan Malaka Barat, Belu, Nusa Tenggara Timur. Tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana ini, namun lebih dari 400 warga terpaksa mengungsi. Puluhan hektar sawah dan tanaman pertanian pun terancam gagal panen.

Camat Malaka Barat Remigius Asa mengatakan, para pengungsi ditampung di Besikama, ibukota Kecamatan Malaka Barat. "Karena ketinggian air terus bertambah warga akhirnya dievakuasi," kata Remigius.

Para pengungsi kebanyakan berasal dari Desa Lasaen. Ketinggian air di desa itu mencapai 1,5 meter. Air dari sungai Benanain mulai masuk ke permukiman sejak Ahad (18/2) dinihari. Awalnya warga bertahan karena ketinggian air masih di bawah satu meter.

Bupati Belu mengatakan, pemerintah akan menanggung seluruh kebutuhan konsumsi para pengungsi, termasuk mendirikan posko untuk melakukan pelayanan kesehatan. Selain itu, dua unit tangki air disiagakan. (Jems de Fortuna)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menyerap Banjir Bantuan Dunia | 10 Januari 2005
Malaikat Pagi di Tanah Jeumpa | 03 Januari 2005
Dari Kekeringan ke Banjir Bandang  | 29 Desember 2003
Surat Pembaca | 24 November 2003
Terbenamnya Sebuah Kampung Wisata | 10 November 2003
Timor Leste Menolak Memeriksa Wiranto  | 23 Pebruari 2004
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Melengserkan Sang Raja Rimba  | 17 Pebruari 2003
Banjir di Pantai Utara  | 10 Pebruari 2003
Banjir di Mana-mana, Oi!  | 03 Pebruari 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sungai Mahakam Meluap, Ribuan Rumah Terendam
Banjir di NTT Telan Empat Korban
Petugas Kesulitan Mencari Korban Hanyut
Banjir dan Longsor Melanda Belu
Sebagian Jakarta Masih Terendam Air
Kerugian Banjir Pasuruan Mencapai Rp 19,698 Miliar
Warga di Tepi Bengawan Solo Mengungsi
Sebagian Wilayah Jakarta Utara Masih Tergenang
Presiden Pimpin Rapat Banjir di DKI
Warga di Tepi Bengawan Solo Diminta Waspada
> selengkapnya...

Referensi

Banjir Tak Pernah Ingkar Janji
Banjir Ancam Pantai Utara Jawa
Protap Permintaan Obat-obatan KLB Banjir
Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Peta Banjir DKI Jakarta 2005
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117729 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Satu Orang Terluka di Kecelakaan Tol Tangerang
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Sinar Pacific
Persiba Siapkan Pengganti Peter Butler
Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data