|
Banjir di Kupang, Dua Siswa SD Tewas
Jum'at, 22 Pebruari 2008 | 11:45 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Dua siswa SD Inpres Liliba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, tewas terbawa banjir Kamis (21/2) sekitar pukul 17.00 WITA.
Saat kejadian, kedua korban, Alan Haden (7) dan Zakaria Sesama (11), sedang bermain di Sungai Liliba yang berada dekat perkampungan padat penduduk.
Keduanya diketahui terbawa banjir setelah Fransiskus Haden, orang tua salah satu korban, gelisah dan mencari anaknya karena tidak kembali ke rumah setelah pamitan untuk bermain sekembalinya dari sekolah.
Fransiskus bersama beberapa warga melakukan penyisiran di sepanjang sungai dan akhirnya menemukan anaknya, Alan Haiden, di dalam tumpukan sampah sudah tewas. Tim medis dari RS Bhayangkara Kupang yang melakukan pemeriksaan menemukan sejumlah luka memar di bagian wajah dan badan korban. Korban diduga mengalami benturan benda keras saat hanyut terbawa banjir.
Sementara Zakaria Sesama, hingga Jumat siang belum ditemukan, meski puluhan anggota tim SAR dibantu aparat kepolisian melakukan pencarian di sepanjang bantaran sungai tersebut.
Sekretaris Satuan Tugas Penanggulangan Bencana NTT, Sentianus Medi, mengatakan upaya pencarian korban yang hilang terus dilakukan, meski cuaca buruk melanda Kota Kupang dan sebagian besar wilayah NTT.
Di Kabupaten Belu, sedikitnya 700 rumah penduduk dilaporkan terendam luapan banjir Benenain yang mencapai tiga meter.
Camat Malaka Barat, Remigius Asa, yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan rumah yang tenggelam sebagian besar berada di Desa Lasaen, 300 kilometer arah timur Kupang. Luapan banjir tersebut memaksa sekitar 1.000 warga Desa Lasaen mengungsi.
"Tidak ada korban jiwa, tetapi perabot rumah, peralatan masak, barang-barang elektronik dan ratusan ekor ternak besar dan kecil milik warga hanyut terbawa banjir," kata Remigius.
Beberapa daerah yang paling parah dilanda banjir, yakni Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Kabupaten Nagekeo, Sumba Timur, Rote Ndao, Belu dan Timor Tengah Selatan.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|