|
KPUD Sikka Verifikasi Tujuh Paket Calon Bupati
Selasa, 04 Maret 2008 | 14:00 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, melakukan verifikasi ulang berkas tujuh paket calon bupati dan wakil bupati Sikka masa jabatan 2008-2013.
Proses verifikasi akan dimulai pekan ini sampai 11 Maret. Verifikasi meliputi kelengkapan syarat pengajuan calon dari partai pengusung dan syarat masing-masing paket.
Ketua KPU Sikka, Robby Keupung, hari ini di Maumere mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pengurus partai maupun koalisi partai yang mengajukan calon Senin lalu.
Tujuh paket yang telah mendaftarkan diri, yakni calon PDIP Alexander Longginus-Henyo Kerong, calon Partai Golkar Alex Hendro Bapa-Robertus R Diogo Idong, Koalisi Bagi Rakyat, kumpulan empat partai gurem, mencalonkan Yos Ansar Rera-Urbanus Lora, Koalisi Sikka Sejahtera, kumpulan enam partai gurem, mencalonkan Landoaldus Mekeng-Fransiskus Sura, Koalisi Sikka Bersatu, kumpulan lima partai kecil, mengusung Heny Doing-Remigius Cosmas dan Koalisi Bersama Membangun Sikka mengusung Sosismus Mitang-Damianus Wera.
Menurut Robby, dalam pertemuan dengan perwakilan tujuh paket calon dan partai pengusung, pihaknya telah menyampaikan hasil koordinasi KPU Sikka dengan KPU Pusat mengenai polemik hasil verifikasi I KPU Sikka terhadap paket calon. "Dengan melakukan verifikasi ulang, maka jadwal penetapan paket pasangan calon dari yang sebelumnya dijadwalkan tanggal 3-9 Maret bergeser ke tanggal 19-24 Maret 2008," katanya.
Robby mengatakan yang diverifikasi ulang adalah syarat pegajuan pencalonan dan syarat calon dari tujuh paket calon yang ada. "Saat ini berkas tujuh paket calon belum lengkap. Masing-masing paket harus melengkapinya khusus mengenai syarat pengajuan calon dan syarat calon," katanya.
Dengan adanya pergeseran jadwal, KPUD setempat telah mengeluarkan jadwal baru, khususnya tahap tata cara pencalonan dan pengajuan calon. "Saya berharap pimpinan partai dapat menyampaikan hasil koordinasi dengan KPU Pusat kepada masyarakat, simpatisannya dengan jelas sehingga masyarakat tidak terprovokasi dengan isu dan informasi yang tidak benar. Pimpinan partai juga diminta tidak terprovokasi dengan adanya pergeseran jadwal ini," katanya.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|