|
Permukaan Tanah Turun Dua Meter di Flores Timur
Selasa, 11 Maret 2008 | 14:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lebih dari 1.100 warga Kampung Kolilanang, Desa Kolilanang, Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dievakuasi menyusul turunnya permukaan tanah hingga mencapai dua meter. Mereka dievakuasi ke tempat yang aman, sekitar 3 kilometer dari kampung itu ke arah Barat.
Turunnya permukaan tanah membuat warga panik karena takut perkampungan padat penduduk itu tenggelam. Sebelumnya, desa itu ditimpa tanah longsor setelah hujan lebat mengguyur wilayah hingga saat ini.
Wakil Bupati Flores Timur, Yoseph Lagadoni Herin, yang dihubungi, Selasa (11/3) mengatakan, telah melakukan peninjauan ke lokasi pekan lalu. Menurutnya, permukaan tanah turun terjadi pada akhir Februari lalu setelah peristiwa tanah longsor. "Curah hujan yang cukup tinggi ini diduga sebagai penyebab turunnya permukaan tanah," kata Yoseph.
Pemerintah setempat telah menyurati pimpinan Institut Teknologi Nasional Malang agar mengirim ahli geologi ke Desa Kolilanang. Para ahli ini diminta untuk melihat dari dekat gejala alam yang sedang terjadi itu. "Kehadiran ahli geologi sangat penting untuk membantu pemerintah mencari solusi atas masalah tersebut," katanya.
Masyarakat setempat telah dihimbau untuk waspada dengan tidak lagi menghuni lokasi tersebut. "Bantuan darurat berupa terpal dan makanan akan dikirim agar membantu warga yang kini mengungsi," kata Yoseph.
Jems de Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|