Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Tangkap Empat Imigran Gelap Pakistan
Selasa, 25 Maret 2008 | 13:32 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Aparat kepolisian menangkap empat pelajar berkebangsaan Pakistan di sebuah tempat persembunyian di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapalima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/3).

Penangkapan warga Pakistan yang berniat menyeberang secara ilegal ke Australia ini bermula dari adanya kecurigaan warga terhadap kehadiran warga asing di sebuah rumah penduduk.

Kepala Unit Pengawasan Orang Asing Polresta Kupang, Bripka Abner Kia, yang dihubungi Selasa (25/3), mengatakan empat warga Pakistan tersebut tidak memiliki dokumen keimigrasian yang sah. "Mereka hanya menunjukkan kartu pelajar sebagai identitas diri, tetapi tidak memiliki paspor maupun visa kunjungan ke Indonesia," kata Abner.

Empat warga Pakistan itu, Farooq, Ishaq Muhamad, Khudadad dan Muhamad, mengaku tiba di Kupang pekan lalu menggunakan KM Awu dari Jakarta dan ingin melanjutkan perjalanan ke Australia secara ilegal.

"Mereka mengaku bersembunyi di rumah itu atas arahan seorang warga yang dikenal di atas kapal saat berlayar ke Kupang," lanjut Abner.

Penangkapan warga Pakistan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam tahun 2008 ini. Sebelumnya lima warga Pakistan juga ditangkap aparat kepolisian. Wilayah NTT yang berbatasan langsung dengan Australia selama ini menjadi tempat transit para imigran asal Timur Tengah yang hendak menyeberang secara ilegal ke Benua Kanguru itu.

Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Jangan Biarkan Dwikarna Merana  | 29 Juli 2002
Harapan yang Kandas  | 29 Desember 2003


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

William Nessen Dideportasi
13 WNA di Ambon Ditahan
Imigrasi Tahan Bekas Pilot Amerika
Lumpur Gas Ancam Desa Barambai, Barito Kuala
Taman Nasional Lauser Akan Dihutankan Kembali
Calon Gubernur Aceh Janji Bangun Ekonomi Rakyat
Jejak Manusia Pertama Sumatera Utara Ada di Pulau Nias
Batik Pekalongan Dapat Penghargaan dari UNESCO
Satwa Langka Dijual Bebas di Pinggir Hutan Blora
Warga Merapi Diminta Waspadai Banjir Lahar Dingin
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119763 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data