Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Situasi Atambua Berangsur Normal
Selasa, 08 April 2008 | 14:46 WIB

TEMPO Interaktif, Kupang:Situasi Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, berangsur normal setelah sebelumnya sempat mencekam akibat aksi ribuan eks pengungsi Timor Timur selama hampir sepekan. Menurut Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT Komisaris Marthen Radja, aktivitas perkantoran maupun roda perekonomian kembali berjalan sejak Selasa (8/4) ini.

Kendati demikian, kata Marthen, aparat keamanan—ditambah dari Markas Besar Kepolisian sebanyak 200 personel Brimob dari Kelapa Dua Jakarta—ditempatkan di setiap sudut kota maupun perkantoran Menurut dia, penempatan aparat keamanan untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga Atambua untuk beraktivitas. ”Jumlah personel polisi yang sudah berada di Atambua mencapai 1.000 orang lebih karena ada tambahan pengamanan dari Kepolisian Resort Kupang, Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan,” ujar Marthen di Kupang, Selasa (8/4),

Marthen juga mengatakan, polisi masih memeriksa secara intensif terhadap pemimpin demonstran dari Forum Kemanusiaan Warga Negara Indonesia (FKWNI) eks Timor Timur Korban Keputusan Politik. ”Setelah 1X24 jam baru akan diketahui apakah mereka menjadi tersangka atau tidak,” kata Marthen.

Pemimpin aksi demo yang ditangkap dan diperiksa saat ini adalah Sekretaris Jenderal Forum Kemanusiaan Warga Negara Indonesia (FKWNI) eks Timor Timur Korban Keputusan Politik Matheus BC Guedes, Ketua FKWNI eks Timor Timur Korban Keputusan Politik, Carlos Arauju Bareto dan Sekertaris Dewan Penasihat FKWNI eks Timor Timur Korban
Keputusan Politik Aleks Koholou. Sementara Felix Fernandez, yang semula diberitakan ikut
ditangkap berhasil melarikan diri. ”Felix dalam kejaran polisi dan ditetapkan sebagai buron,” ujarnya.

Dia menambahkan, ketiga pimpinan demonstran diperiksa terkait dengan pengrusakan gedung DPRD Belu, pengrusakan Kantor Dinas Sosial, pengrusakan rumah jabatan Kapolres Belu, serta ancaman terhadap pekerja lembaga asing, pejabat pemerintah dan pimpinan DPRD Belu.

Jems de Fortuna

Dari Arsip Majalah TEMPO
Demonstrasi  | 08 Desember 1998
Jangan Biarkan Senayan Sepi  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 20 Oktober 1998
Awas, Rambu-Rambu Baru  | 13 Oktober 1998
Menata Unjuk Rasa  | 06 Oktober 1998
Demonstrasi dan Reformasi  | 12 Januari 1999
Lintas Internasional  | 22 Desember 2003
Rusuh, Uji Publik Bupati Nabire | 15 Desember 2003
Haji, Kuota, dan Setan-setannya  | 15 Desember 2003
Bisnis Sepekan  | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mimbar Bebas dan Aksi Simpati Ramaikan Jakarta
Karyawan Pelabuhan Tolak RUU Pelayaran
Lima Aksi Unjuk Rasa Warnai Jakarta
Ribuan Buruh Pelabuhan Mengancam Unjuk Rasa
Demo Film Fitna dan PKI Digelar Hari Ini
Karyawan Adam Air Unjuk Rasa
Lima Aksi Unjuk Rasa Ramaikan Jakarta
Libur Panjang Diwarnai Aksi Damai
Kapolres Gorontalo Bantah Ada Korban
10 Aksi Unjuk Rasa di Gelar di Berbagai Tempat
> selengkapnya...

Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120733 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Presiden Hungaria Akan Kunjungi Indonesia
Komposisi Klasik Quatuor Diotima
PDIP Berharap Kenaikan Harga BBM Diinterpelasi
Ibu Kota Diperkirakan Hujan
Jakarta Diwarnai Dua Demonstrasi

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data