|
MUI NTB Larang Kegiatan Ahmadiyah
Minggu, 20 April 2008 | 06:58 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat Prof Syaiful Muslim, anggota Ahmadiyah akan terus dipantau. Mereka tidak boleh bergerak atas nama Ahmadiyah karena sudah dibekukan. Jika mereka tetap bertahan dengan ajarannya, "Maka diharapkan tidak dilakukan secara terbuka,” kata Syaiful di Mataram, Sabtu (19/4) siang.
Diakuinya bahwa tidak mudah untuk mengetahui aktivitas keseharian mereka. Yang bisa dipantau hanyalah yang nyata saja, tidak bisa mengetahui yang dilakukan di dalam komunitas mereka.
Sebelumnya, pada April 2007 lalu MUI NTB telah mengeluarkan pernyatan sikap tegas menolak keberadaan organisasi keislaman Ahmadiyah di wilayah NTB. Pernyataan sikap MUI NTB saat itu terkait dengan keberadaan pengikut aliran Ahmadiyah yang hingga saat ini masih eksis namun terkatung-katung di lokasi pengungsian.
Sebanyak 137 warga Ahmadiyah masih bermungkim di lokasi pengungsian Asrama Trasito di jalan Pariwisata Mataram pasca pengrusakan rumah mereka oleh warga di komplek perumahan BTN Bumi Asri, Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat yang dirusak dan dibakar massa, 4 Pebruari 2006.
SUPRIYANTHO KHAFID
INDEKS BERITA LAINNYA :
|