|
DPRD Menilai Gubernur Piet A Tallo Membohongi Publik
Senin, 21 April 2008 | 14:29 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:
DPRD Nusa Tenggara Timur menilai Gubernur Piet A Tallo dan Wakil Gubernur Frans Leburaya telah membohongi publik lewat nota pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan (LKPJ). Dalam laporan itu disebutkan jumlah penduduk miskin di NTT sekitar 1,16 juta jiwa dari populasi penduduk 4,8 juta jiwa atau 27,58 persen.
Menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan Karel Yani Mbuik, indikator yang digunakan pemerintah sangat lemah. Karena saat ini terdapat sekitar 100.000 jiwa balita dan anak-anak yang mengalami krisis gizi. dan sebanyak tiga juta penduduk tergolong hidup dibawah garis kemiskinan.
"Mereka masih mendapat bantuan berupa beras untuk orang miskin maupun bantuan subsidi pemerintah lainnya," kata Karel saat mengikuti pemandangan umum fraksi terhadap LKPJ gubernur dan wakil gubernur masa jabatan 2003-2008 di gedung DPRD hari ini.
Dia menambahkan, data yang terangkum dalam LKPJ akhir masa jabatan gubernur terkesan direkayasa untuk menarik simpati masyarakat bahwa seolah-olah gubernur dan wakil gubernur sukses memimpin NTT. "Padahal kenyataannya warga hidup dibawah garis kemiskinan," ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Badan Pusat Statistik NTT, Poltak Siahaan mengatakan, data yang terangkum dalam LKPJ gubernur diambil dari data BPS tahun 2007. "Data tersebut sesuai fakta dilapangan dan bukan hasil direkayasa atau dipolitisir," ujar Poltak.
Jems De Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|