|
Polisi Selidiki Jaringan Alfredo di Timor Barat
Selasa, 22 April 2008 | 14:21 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:
Tim dari Mabes Polri dan Polda Nusa Tenggara Timur menyelidiki jaringan Alfredo Reinado yang berada di Timor Barat, Nusa Tenggara Timur dan menyelidiki sejumlah warga yang mengetahui dan menampung dua anggota pemberontak Timor Timur.
Kedua anggota tentara pemberontak itu ditangkap di kampung Nurobo, Halilulik, Kamis lalu. Mereka adalah anak buah Alfredo, perwira muda Timor Leste, pimpinan tentara pemberontak yang tewas tertembak ketika melakukan penyerangan ke kediaman Presiden Ramos Horta, Februari 2008 lalu.
"Polisi masih meminta keterangan sejumlah warga eks Timtim," kata Kapolda NTT Brigjen Pol. Robertus B Sadarum yang dihubungi wartawan di Kupang hari ini. Menurut dia, ada dua tentara pemberontak Timtin yang ditangkap di Atambua dan di Jakarta.
Dua orang tentara pemberontak yang ditangkap yakni Egidio Lay Carvalho dan Jose Gomes. Serang lainnya yang diketahui bernama Asanko ditangkap di Jakarta.
Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste Letnan Kolonel RM Kusdaryono, yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, TNI mengalami kesulitan untuk mengamankan perbatasan secara maksimal akibat masih banyak jalan tikus dan peralatan TNI masih terbatas.
"Perbatasan mencapai 280 kilometer. Tidak ada pagar pemisah atau pagar tembok yang memisahkan kedua Negara," kata Kusdaryono.
Jems De Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|