|
6000 Polisi Amankan Pilkada NTT
Selasa, 22 April 2008 | 14:24 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:
Kepolisian Daeran Nusa Tenggara Timur menyiagakan 6000 personil untuk mengamankan tahapan pemilihan kepala daerah di wilayah itu. "Tahapan paling rawan yakni saat kampanye dan pemungutan suara 2 Juni mendatang," kata Kapolda NTT Brigadir Jenderal Polisi Robertus B Sadarum kepada wartawan kantor KPUD NTT hari ini. Pengamanan juga, kata dia, akan dibantu oleh 1000 personil cadangan dari TNI.
Menurut Sadarum, pihaknya mengusulkan dana Rp 3 miliar untuk pengamanan pilkada ke Pemprov NTT. "Tapi yang disetujui cuma Rp1 miliar," ujarnya. Untuk itu Polda bertemu kembali dengan Premprov untuk mengkaji ulang dana pengamanan itu.
Hingga saat ini, KPU NTT telah menerima pendaftaran dari delapan pasangan calon, Mereka adalah Ibrahim Agustinus Medah dan Paulus Moa (Golkar), Frans Leburaya-Esthon Foennay (PDIP), Jonathan Nubatonis-Valens Sili Tupen (Partai Buruh Sosial Demokrat dan Partai Merdeka), Harman Benediktus Karman-Alfred Kase yang dicalonkan Koalisi NTT Bangkit (Partai Panegak Demokrasi Indonesia, Partai Demokrat, Partai Pesatuan Pembangunan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Persatuan Daerah dan Partai Kebangkitan Bangsa).
Tiga pasangan calon lainnya yakni Gaspar Parang Ehok-Yulius Bobo yang dicalonkan Koalisi Abdi Flobamora (Partai Nasional Bung Karno dan Partai Pelopor). pasangan Harman Benediktus Karman-Alfred Kase yang dicalonkan Koalisi NTT Bangkit.P asangan Alfons Loemau- Frans Salesman di dukung Partai Damai Sejahtera dan empat partai gurem yang tidak memiliki kursi di DPRD NTT serta
Richard Riwu-Marta Penggo dicalonkan PNI Marhaenisme.
Jems De Fortuna
INDEKS BERITA LAINNYA :
|