|
Kebocoran Ujian Nasional
Pejabat Kepulauan Riau Dipanggil Ke Jakarta
Senin, 28 April 2008 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Tanjungpinang:
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Arifin
Nasir mendadak dipanggil ke Jakarta terkait dengan dugaan bocornya soal jawab ujian nasional tingkat SMA. "Saya sudah jelaskan, tapi masih diperintahkan ke Jakarta," kata Arifin Nasir saat dihubungi Tempo hari ini.
Menurut dia, pihaknya belum melihat ada kebocoran soal, namun mengakui lembar soal yang disebar oleh orang yang tak dikenal itu sama dengan yang mata pelajaran yang
dikerjakan siswa pengikut UN. Lembar soal yang bocor itu adalah mata pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Kejuaruan ( SMK ).
Terkait dengan temuan itu, Nasir menyatakan tidak akan
menggelar ujian nasional ulangan, karena itu memerlukan dana cukup besar. "Saya berharap polisi dapat mengungkap orang yang terlibat menyebarkan lembar soal itu," ujarnya.
Kepala Dinas Kota Batam, Muslim Bidin merasa terpojok dengan munculnya soal UN bocor ini. Orang tua siswa-katanya- setiap hari menelepon dia. "Saya ditanya, apa benar," ujarnya. Muslim membenarkan foto kopi soal yang tersebar itu sama persis dengan yang diterbitkan oleh Diknas.
Kepala Polisi Daerah Kepulauan Riau, Brigadir Jenderal Polisi,Sutarman menyatakan telah memeriksa pimpinan percetakan PT.Era Cipta Perdana terkait bocornya soal ujian nasional it. "Tapi tersangkanya belum ada," kata Sutarman kepada Tempo.
Rumbadi Dalle
INDEKS BERITA LAINNYA :
|