|
Biaya Pendidikan Diminta Memakai Sistem Subsidi Silang
Kamis, 01 Mei 2008 | 15:10 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:
Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Serinata menyatakan tidak setuju terhadap rencana pembebasan biaya pendidikan di NTB. Alasannya, pembebasan itu tidak memberikan rasa keadilan kepada warga yang tidak mampu. "Sebaiknya, bantuan diberikan dengan sistem subsidi silang," ujar Lalu kepada wartawan hari ini.
Serinata menjelaskan, subsidi silang itu adalah membantu yang tidak mampu, sedangkan yang mampu tetap diwajibkan membayar. Data tahun ajaran 2006/2007, tingkat partisipasi anak didik sebanyak 97,59 persen untuk tingkat siswa SD,Madrasah Ibtidaiyah dan paket A. Tingkat SMP, Madrasah Tsanawiyah dan Paket B ada 77,73 persen, dan tingkat sekolah SMA, SMK, Madrasah Aliyah, Paket C angkanya semakin rendah, hanya 52,18 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTB Wildan menyebutkan rata-rata lama sekolah anak-anak NTB hanya 6 -7 tahun atau hanya sampai kelas satu SMP. Dia selalu mendorong orang tua maupun para siswa agar sekolah tidak hanya sampai SMP. ‘’Yang sekolah saja sulit hidup apalagi tidak sekolah,’’ ujarnya.
SUPRIYANTHO KHAFID
INDEKS BERITA LAINNYA :
|