Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

NTB Butuh 350 MW Lebih Daya Listrik
Sabtu, 17 Mei 2008 | 07:38 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:


Nusa Tenggara Barat (NTB) memerlukan daya listrik lebih dari 350 megawatt (MW). Itu untuk memenuhi kebutuhan listrik di bandara internasional Lombok (BIL), di kawasan wisata Mandalika, dan di kawasan pabrik pengolahan makanan yang berasal dari produksi pertanian lokal.

‘’Cukup besar daya yang dibutuhkan untuk kemajuan investasi,’’ kata Kepala Badan Perencanaan Daerah NTB Lalu Fathurrahaman kepada Tempo hari ini. Menurut dia,
BIL rencananya beroperasi pada 2010 itu memerlukan daya listrik sebesar 15 MW, sedangkan kawasan wisata Mandalika membutuhkan 9 MW.

Untuk itu, PLN, kata dia, memastikan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebesar 3 kali 25 MW di Kabupaten Lombok Barat dan 2 kali 25 MW di Kabupaten Lombok Timur. Kebutuhan daya listrik lebih 350 MW itu belum termasuk rencana pembangunan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai kawasan wisata internasional.

Saat ini, di Pulau Lombok baru tersedia daya listrik sebesar 90 MW yang berasal dari pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) dengan beban puncaknya mencapai 89 MW. Di kawasan Rinjani masih bisa dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi."Karena kalau mengandalkan PLTD atau PLTU tidak akan cukup," ujarnya.

Adapun penyediaan listrik di pulau Sumbawa, menurut Fathurrahman, hanya cukup untuk kebutuhan rumah tangga. Di sana, dijadwalkan akan dibangun PLTU yang menghasilkan 32 MW. Rinciannya, di Bima dibangun pembangkit 2 kali 8 MW dan di Sumbawa 2 kali 8 MW.

SUPRIYANTHO KHAFID




MATARAM – 17 Mei 2008
Nusa Tenggara Barat (NTB) memerlukan daya listrik lebih dari 350 megawatt (MW). Itu untuk memenuhi kebutuhan bandara internasional Lombok (BIL) di kawasan wisata Mandalika dan pabrik pengolahan makanan yang berasal dari produksi pertanian lokal.

‘’Cukup besar daya yang dibutuhkan untuk kemajuan investasi,’’ kata Kepala Badan Perencanaan Daerah NTB Lalu Fathurrahaman kepada Tempo hari ini. Menurut dia,
BIL yang selesai dibangun 2009 nanti dan mulai operasional 2010 memerlukan daya listrik sebesar 15 MW. Sedangkan kawasan wisata Mandalika membutuhkan 9 MW.

PLN, kata dia, memastikan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebesar 3 kali 25 MW di Kabupaten Lombok Barat dan 2 kali 25 MW di Kabupaten Lombok Timur.
Kebutuhan daya listrik lebih 350 MW tersebut belum termasuk rencana pembangunan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sebagai kawasan wisata internasional.

Saat ini, pulau Lombok baru tersedia daya listrik sebesar 90 MW yang berasal dari pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) dengan beban puncaknya mencapai 89 MW. Di kawasan Rinjani masih bisa dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi karena kalau mengandalkan PLTD atau PLTU tidak mencukupi.

Adapun penyediaan listrik di pulau Sumbawa, menurut Fathurrahman, masih dikhususkan untuk kebutuhan rumah tangga. Di sana, dijadwalkan akan dibangun PLTU yang menghasilkan 32 MW. Rinciannya, di Bima dibangun pembangkit 2 kali 8 MW dan di Sumbawa 2 kali 8 MW.

SUPRIYANTHO KHAFID


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lampu Fasilitas Umum Menyala Pada Siang Hari
Lampu Jalan Ilegal Rugikan PLN Rp 538 Juta
Pencurian Kabel Listrik di Tangerang Marak
Kebijakan Tarif Baru Listrik Diterapkan Pada Pelanggan Elit
Listrik Padam 11 Jam di Bogor Selatan
Cina Bangun PLTN Kedua di Fujian
Listrik Ilegal Di Jakarta Masih Marak
Penerapan Listrik Pra Bayar Diperluas
Travo Induk Meledak, Bogor Padam Tiga Jam
Lima Orang Lulus Tes Sebagai Direksi PLN
> selengkapnya...

Referensi

Hemat Energi Versi PLN

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123242 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data