|
252 Pelintas Batas Kembali ke Merauke
Selasa, 05 April 2005 | 15:03 WIB
TEMPO Interaktif, Merauke:252 pelintas batas asal Kabupaten Merauke, Papua di Port Moresby dan Daru, Papua New Gunea (PNG) kemarin tiba di Pelabuhan Besar Merauke, Papua. "49 orang berasal dari Desa Loloki, Port Moresby dan 203 jiwa asal Daru," jelas Duta Besar RI untuk Papua New Gunea dan Atase Pertahanan RI, Kol. (Kav) Suniharjo Pakpahan kemarin di Papua. Para pelintas batas itu sebelumnya telah tinggal di PNG hampir selama 40 tahun
Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze setelah menandatangani berita acara serah terima pelintas batas ilegal asal Kabupaten Merauke di Port Moresby dan Daru menyambut gembira kedatangan 252 pelintas batas ini. "Sebelumnya, Pemkab Merauke telah memulangkan 16 keluarga, Desember 2003. Ini pemulangan tahap kedua," ujarnya.
Sementara mereka ditampung di Kantor Pemukiman dan Transmigrasi. Pemda tengah merampungkan 52 rumah tinggal di kawasan Buti, Nasem dan Kondo, Kabupaten Merauke. Pemda akan memfasilitasi semua kebutuhan hingga mereka dapat beradaptasi dan mandiri membiayai kehidupan keluarganya. Kebanyakan mereka bercocok tanam, sebagian ada yang bekerja sebagai karyawan swasta di PNG.
Dinas Pendidikan Menengah Kabupaten Merauke, Yoseph Mahuze mengatakan kepada Tempo bahwa anak-anak pelintas batas asal PNG ini fasih berbahasa Inggris. "Mereka akan disekolahkan di sekolah-sekolah yang dipersiapkan bertaraf internasional. Ini potensi sumber daya manusia," ujarnya. l lita oetomo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|