|
Papua
Pencarian Pesawat di Mimika Belum Berhasil
Rabu, 13 April 2005 | 21:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jayapura:Pencarian pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Germania Trisila Air dengan nomor PKL-TZ yang hilang saat terbang dari Timika ke Mulia, hingga malam ini belum membuahkan hasil.
“Cuaca yang selalu berubah sejak pagi tadi juga merupakan salah satu faktor penghalang dalam penyisiran ini,” kata Kepala Polres Mimika Ajun Komisaris Besar Paulus Waterpau. Bahkan, pada siang hari, cuaca berawan tebal dan berkabut.
Faktor lain yang mejadi kendala, kata dia, adalah keadaan alam yang masih asli, bergunung, berbukit terjal, serta banya sungai. Pepohonan tinggi yang ada di wilayah itu juga menyulitkan pandangan ke bawah, “Sehingga menyulitkan untuk merendahkan pesawat dan helikopter,” paparnya.
Hari ini upaya pencarian difokuskan di kawasan Sungai Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua. Kepala Polres Mimika Ajun Komisaris Besar Paulus Waterpauw mengatakan, penyisiran dilakukan di sekitar Sungai Iwaka karena pesawat buatan Kanada yang membawa 17 orang, termasuk kru, itu diduga jatuh di kawasan itu. Perkiraan itu berdasarkan hilangnya kontak terakhir dengan Bandara Moses Kilangin, Mimika, yakni enam menit setelah tinggal landas sekitar pukul 10.50 WIT. Selama enam menit, pesawat diperkirakan telah terbang sekitar 10 mil dari Bandara, atau sekitar Sungai Iwaka.
“Maka dalam penyisiran tersebut kami prioritaskan untuk daratan rendah, bukit-bukit, dan sungai untuk kemudian dapat dilakukan penyisiran ke hulu Sungai Iwaka oleh tujuh orang yang diturunkan,” kata Paulus.
Pencarian ini melibatkan 10 anggota tim pencari (SAR) Kabupaten Mimika dan 200 personel Brimob. Penyisiran dilakukan dengan dua pesawat bantuan dari dari perusahaan penerbangan AMA Jayapura dan MAF (Mission Aviation Fellowship), serta sebuah helikopter milik PT Freeport.
Kedua pesawat dan satu helikopter itu mulai melakukan penyisiran sekitar pukul 06.30 WIT dari Bandara Moses Kilangin, Mimika, dan kembali sekitar pukul 10.00 WIT untuk melakukan evaluasi. Kemudian, pukul 10.50 WIT, mereka kembali melakukan penyisiran. “Sekitar pukul 11.30 WIT, kami menurunkan tujuh orang di Sungai Iwaka,” Paulus menambahkan. Mereka terdiri dari dua anggota SAR Kabupaten Mimika dan lima anggota Brimob Mimika. (Lita Oetomo)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|