|
Papua
Pencarian Pesawat GT Air Terus Dilakukan
Kamis, 14 April 2005 | 17:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jayapura:Upaya pencarian pesawat Twin Otter milik perusahaan GT Air bernomor register PK-LTZ yang dinyatakan hilang sejak Selasa (12/4) lalu setelah lepas landas dari Bandara Moses Kilangin, Timika sekitar pukul 10.50 WIT belum juga membuahkan hasil.
Ketua SAR Mission Coordination (SMC) operasi pencarian pesawat GT Air, yang juga menjabat sebagai Danlanud Timika, Mayor (Pnb) Yayok Endari Sunar, kepada Tempo mengatakan hari ini telah diterbangkan lagi dua jenis pesawat dan satu helikopter untuk pencarian tersebut.
Pesawat itu dari jenis Pilatus dari AMA (Associated Mission Aviation) dengan register PK-RCY, satu jenis pesawat Twin Otter milik MAF (Mission Aviation Fellowship) dengan register PK-MPS dan satu buah helikopter jenis Bell 212 milik Airfast yang memulai penyisiran pukul 06.00 WIT hingga 13.40 WIT.
“Dalam pencarian hari ini kami juga menggunakan peralatan ELT receiver milik AMA yang otomatis menyala jika menangkap sinyal dari pesawat lain dan pesawat dari MAF telah diterbangkan dua kali. Dalam pencarian tersebut setiap pesawat melakukan pencarian hingga 3,5 jam, tetapi belum juga membuahkan hasil,” terangnya, Kamis (14/4), melalui telepon selularnya di Timika.
Menurut Yayok, daerah penyisiran telah ditambah dari Sungai Iwaka di Timika hingga daerah Wagete, Enarotali. “Seperti hari ini, kami melakukan penyisiran makin ke daerah timur, misalnya ke lereng-lereng gunung di sekitar wilayah Enarotali, lalu ke Kampung Duma dan daerah Bama di Enarotali Timur,” katanya.
Sementara hari ini juga telah ada penambahan dari pihak kepolisian, yakni 1 heli dan 1 pesawat yang telah merapat di Bandara Moses Kilangin Timika siang tadi. “Direncanakan dalam penyisiran yang akan dilanjutkan esok hari kami akan menggunakan pesawat tambahan ini agar semakin banyak daerah yang dapat kita survei,” jelasnya.
Kesulitan yang dihadapi tim pencarian pesawat, lanjut Yayok, karena masih banyaknya awan tebal sepanjang hari di sekitar wilayah Timika hingga Enarotali.
“Kondisi cuaca hari ini tidak menguntungkan, apalagi di daerah lereng-lereng gunung. Kalaupun ada medan yang cuacanya baik, misalnya di daerah rendah tetapi hutannya cukup lebat, sehingga menyulitkan pesawat untuk lebih merendah dan juga jarak pandang masih sulit karena kondisi hutan yang masih asli. Kemudian juga di daerah penyisiran tersebut tidak adanya komunikasi atau penduduk di sekitar wilayah pencarian untuk dimintai keterangan,” paparnya.
Satu-satunya harapan bagi kami dalam pencarian esok hari, kata Yayok, adalah adanya peminjaman alat dari perusahaan manapun yang memiliki sistem detektor metal untuk mencari pesawat nahas itu.
Sementata Kepala Cabang PT Jasa Raharja Papua Usman Siahaan mengatakan bahwa PT Jasa Raharja telah menyiapkan santunan bagi penumpang pesawat GT Air karena pihaknya secara resmi telah melakukan kerja sama dengan GT Air guna memberikan santunan keselamatan bagi para penumpang maupun awak pesawat yang mengalami musibah maupun kecelakaan dalam perjalanan.
Untuk korban meninggal dunia mendapatkan santunan per orang atau ahli waris sebesar Rp 50 juta, korban cacat tetap maksimal Rp 50 juta, sementara luka-luka akan diberikan santunan perawatan sebesar Rp 25 juta. Jika tidak memiliki ahli waris hanya akan diberikan Rp 1 juta.
Lita Oetomo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|