Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Papua

Pesawat GT Air Ditemukan Hancur dan Terbakar
Minggu, 17 April 2005 | 12:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura:Pesawat GT Air bernomor registrasi PK-LTZ dengan 14 penumpang dan tiga orang kru yang hilang sejak Selasa (12/4) lalu setelah lepas landas dari Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Timika, akhirnya ditemukan sekitar pukul 07.15 WIT, Minggu (17/4).

Pesawat nahas itu ditemukan oleh pesawat Pilatus dari AMA (Associated Mission Aviation) yang dipiloti Kapten Erik dan Copilot Henny di titik Gunung Gopa antara perbatasan Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, dengan daerah Dumadama, Enarotali, Kabupaten Paniai.

“Laporan yang masuk ke saya sekitar pukul 07.45 WIT dan saat ini telah diturunkan tim guna proses evakuasi, di antaranya 10 anggota Brimob dan tiga orang dari emergency rescue dari PT Freeport Indonesia untuk membuat pendaratan helipet di lokasi dan persiapan evakuasi korban,” jelas Kapolres Mimika, Ajun Komisaris Besar Polisi Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi Tempo di Timika, Kabupaten Mimika.

Berdasarkan informasi awal, pesawat ini menabrak gunung sehingga menyebabkan hancur dan terbakar. “Dari laporan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan. Korban selamat dalam kecelakaan pesawat tersebut kemungkinannya kecil, sebab berdasarkan pantuan udara terlihat bangkai pesawat hangus terbakar dan hancur. Apalagi daerah jatuhnya pesawat tersebut sangat jauh dari perkampungan dan lokasinya berada di gunung,” terang Paulus.

Sementara di Bandara Moses Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, keluarga korban masih setia menunggu proses evakuasi. Saat ini sedang dibahas apakah korban akan dibawa ke Timika, Kabupaten Mimika, atau ke Enarotali, Kabupaten Paniai.

Danlanud Mimika yang juga menjabat sebagai Ketua SAR Mission Coordination (SMC) operasi pencarian pesawat GT Air, Mayor (Pnb) Yayok Endari Sunar, kepada Tempo membenarkan bahwa hari ini pesawat GT Air telah ditemukan di ketinggian 8.150 feet atau sekitar 9 kilometer arah Kota Enarotali.

Lita Oetomo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh  dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]



Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pencarian Twin Otter GTI Libatkan Suku di Papua
Maskapai Penerbangan Rugi Rp 5 Miliar
Landasan Bandara Hasanuddin Kurang Dibersihkan
Merpati: Kecelakaan Karena Faktor Alam
Merpati Tergelincir, Roda Depan Patah
Pencarian Pesawat GT Air Terus Dilakukan
Pencarian Pesawat di Mimika Belum Berhasil
Pencarian Twin Otter yang Hilang Diteruskan Hari Ini
Tim Investigasi Mulai Usut Penyebab Jatuhnya Pesawat DAS
Lion Air Makassar-Ambon Kehabisan Oksigen
> selengkapnya...


Referensi

Pesawat Cassa 212 PK 2032
PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data