|
TB Paru Menyerang Masyarakat Papua
Sabtu, 10 Desember 2005 | 11:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jayapura:Kepala Puskesmas Hamadi, dr Fitri Ria Dini mengungkapkan, sekitar 80 persen warga Argapura terserang penyakit paru-paru. Hal ini dikarenakan buruknya lingkungan tempat tinggal dan juga tidak ada pengawasan terhadap diri sendiri.
Penyakit lain yang dideteksi benyak menyerang warga adalah TBC Franbusian, ISPA, dan malaria. "Penyakit ini merupakan penyakit yang umum bagi kebanyakan masyarakat di Papua," kata dia dalam bakti sosial di Kelurahan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (10/12) pagi.
Fitri mengakui, salah satu penyebab berjangkitnya penyakit-penyakit tersebut adalah sikap masyarakat pada umumnya yang tidak peduli terhadap kesehatan mereka. Dia berharap agar masyarakat segera memeriksakan diri di Puskesmas setempat jika sakit. "Kami akan memberikan pengobatan gratis," ujarnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor mengalami kendala dalam melakukan pemberantasan penyakit TB Paru. Sebab menurut Penanggungjawab Program TB Paru dan Kustu, Lukas Linggi, hingga saat ini pengetahuan masyarakat masih rendah terhadap penyakit tersebut dan si penderita umumnya tidak patuh untuk berobat hingga sembuh total.
Sejak periode Januari hingga Juni 2005 diperkirakan 1.558 warga diduga terserang penyakit TB Paru, "Yang menjalani pemeriksaan baru 33,12 persen atau sekitar 516 orang," kata Lukas. Dia memperkirakan masih banyak warga masyarakat yang belum terdeteksi. Lita Oetomo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|