|
Sulawesi Tengah
Pemerintah Turunkan Bantuan untuk Palu
Selasa, 25 Januari 2005 | 13:38 WIB
TEMPO Interaktif, Palu: Pemerintah sudah memberikan Rp 100 juta untuk daerah-daerah yang rusak berat akibat gempa tektonik 6,2 skala richter di Palu, kemarin. Tenda-tenda darurat telah didrop ke pusat kawasan gempa di Desa Bora, Kecamatan Sigi Biromaru dan sekitarnya. Saat ini menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofosika Kota Palu, Suko Prayitno Adhi, hari ini, Selasa (25/1) terjadi lima kali gempa susulan, tapi getarannya semakin melemah. Terakhir gempa yang dirasakan warga Palu sekitar pukul 10.00 WITA.
Para pengungsi masih bertahan meskipun sudah banyak yang pulang ke rumah. Mereka yang bertahan di tenda-tenda pengungsian di daerah Bukit Jabal Nur, di kawasan Kawatunah dan Kelurahan Koboya.
Data dari Satkorlak Provinsi Sulawesi Tengah, untuk Kecamatan Paloloh 52 rumah rusak berat, 50 rumah rusak ringan, dua gereja rusak berat, satu masjid rusak. Di pusat gempa sendiri, Desa Bora 79 rumah rusak berat, 65 rumah rusak ringan.
Menurut Petugas Dinas Kesejahteraan Sosial, Syamsul Saifudin, di Desa Bora sudah didirikan tenda pleton untuk menampung para warga yang sudah tidak memiliki rumah. Pihaknya juga telah menyalurkan lauk-pauk seperti indomie, ikan kaleng dan sebagainya.
Ia menyatakan terima kasih kepada Radio Amatir Penduduk Indonesia yang telah melaporkan kejadian-kejadian di lapangan, khususnya petugas Radio Amatir di kawasan Pantai yang melaporkan pergerakan ombak laut yang tidak berubah.
Sementara itu, aktivitas perkantoran masih sepi. Ruangan-ruangan di Kantor Gubernur masih kosong, hanya terlihat satu mobil Dinas yaitu mobil Gubernur Aminudin Penulele.
Di Rumah Sakit Undata Palu, pasien yang sebelum terjadi gempa sekitar 189. Yang kini sudah kembali baru 30 pasien. Sisanya sampai sekarang belum diketahui beradaannya. Menurut Kepala Rumah Sakit Undata Palu, Dokter Riri Lamajidho, pasien yang banyak melarikan diri itu adalah pasien yang berada di kelas VIP, dan kelas ekonomi. Pihaknya mengkhawatirkan pasien yang melarikan diri tidak akan kembali ke rumah sakit. "Saya khawatir inikan berkonsekuensi dengan pembayaran rumah sakit," katanya.
Muhamad Darlis
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Tumpukan bantuan untuk korban gempa bumi diturunkan dari helikopter di Nusa Tenggara Timur (NTT), 1993. [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/456/1993; 20021002].](/hg/photostock/2005/01/14/s_14D45604_high_thumb.jpg) |
 |
| Bantuan Korban Gempa Bumi
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|