|
Nasib 70 KK Warga Donggala Belum Diketahui
Rabu, 26 Januari 2005 | 16:12 WIB
TEMPO Interaktif, Palu: Keberadaan 70 kepala keluarga (KK) warga Desa Vonggo, kecamatan Sigi Biromaru, kabupaten Donggala, provinsi Sulteng, hingga kini masih belum diketahui. Desa yang berada dibawah gunung Vonggo yang berkapur itu, termasuk areal yang terburuk terkena gempa tektonik 6,2 skala richter, Senin (24/1), apakah sempat menyelamatkan diri atau tertutup longsoran gunung kapur tersebut.
Upaya pencarian sudah dilakukan, tapi belum berhasil optimal. Masdir warga desa Bora mengatakan desa Vonggo berada dibawah gunung Vonggo karena itu ia mengkhawatirkan 70 KK penghuni tertimbun tanah longsor. "Saya sudah melakukan pencarian ke desa tetangga tapi sampai sekarang belum ada yang tahu nasib warga desa Vonggo," katanya.
Sedangkan dari pusat gempa di desa Bora, masih terlihat semburan air panas dan bau belerangpun masih menyengat. Namun, di desa itu juga belum ada posko bencana dan garis pembatas polisi. Warga desa Bora mengeluhkan terbatasnya tenda pengungsian. Anak-anak sekolah di desa Bora dan sekitarnya hingga kini belum masuk sekolah karena trauma gempa susulan. Hingga tadi pagi masih terjadi gempa 4,8 skla richter.
Sementara itu, Bupati Donggala Adam Ardjad Lamarauna saat dengar pendapat dengan DPRD Sulteng hari ini, Rabu (26/1) mengaku sudah menerunkan aparatnya mengecek keberadaan 70 kepala keluarga warga desa Vonggo. Bupati Ardjad memperkirakan, 700 KK selamat karena mereka sudah bertahun tahun hidup di gunung sudah pandai mengatasi bencana longsor. "Mungkin mereka lari kehutan sehingga sulit ditemukan," katanya.
Dalam laporannya dihadapan anggota DPRD, Bupati Arjad menyebutkan untuk kecamatan Sigi Biromaru tercatat 144 rumah rusak berat, 83 rusak ringan, termasuk fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah. Untuk Kecamatan Palolo, tercatat 42 rumah rusak berat, 37 rusak ringan. Dikecamatan Dolo belum terdata tapi diperkirakan puluhan rumah rusak ringan dan berat. Untuk sementara kata dia, kerugian yang warga sebesar Rp 3, 2 miliar. Sedangkan kerugian Kota Palu belum terdata.
Sementara itu, Pemkab Donggala telah menyalurkan 15 tenda ke desa Bora dan sekitarnya. Ia dalam waktu dekat ini akan membangun fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, sarana ibadah dan kantor kepala desa yang rusak.
Darlis
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Tumpukan bantuan untuk korban gempa bumi diturunkan dari helikopter di Nusa Tenggara Timur (NTT), 1993. [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/456/1993; 20021002].](/hg/photostock/2005/01/14/s_14D45604_high_thumb.jpg) |
 |
| Bantuan Korban Gempa Bumi
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|