|
Nusa
Ribuan Mahasiswa Makassar Demo Tolak Kenaikan BBM
Selasa, 01 Maret 2005 | 21:15 WIB
TEMPO Interaktif, Makassar: Ribuan mahasiswa Makassar mengelar aksi demontrasi di depan kampus masing-masing,
kemudian enam kampus ini melanjutkan ke gedung DPRD Sulawesi Selatan. Sesuai tuntutan
mahasiswa yang dilakukan pada Selasa (1/3), pihak DPRD menyatakan mendukung.
Sebelum berkumpul di DPRD, mahasiswa melakukan aksi di depan kampus masing-masing dengan
cara membakar ban-ban bekas. Lalu lintas yang sudah padat sejak pukul 07.00 Wita, akhirnya
macet karena sebagian badan jalan digunakan mahasiswa untuk menggelar orasinya.
Selain tutup jalan dan bakar ban, sejumlah kampus juga mempersembahkan aksi
teaterikal yang menggambarkan kondisi rakyat yang makin sengsara saat bahan bakar minyak
(BBM) dinaikkan. Malah Universitas Muhammadiyah (Unismu) sempat menyandra sebuah mobil
pengangkut gas elpiji.
Setelah masing-masing mahasiswa melakukan aksi di depan kampusnya, mereka melanjutkan aksi
di gedung DPRD Sulsel. Para mahasiswa ini ada yang berjalan kaki dan juga dengan kendaraan
bermotor. Demonstran ditemuai Drs Chaidir Arif Karaeng Sijaya (Fraksi Golkar) didampingi
Timo Pangerang (Fraksi PPDK). "Setuju menolak kenaikan BBM," kata Chaidir.
Sejumlah kampus seperti Universitas Negeri Makassar (UNM), Unismu, Universitas Islam
Makassar (UIM), dan IAIN Alauddin, telah melakukan aksi dari sejak malam hari, menjelang
pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, Senin (28/2) malam.
UNM menyandera sebuah mobil pertamina yang berisi bahan bakar solar dengan kapasitas
5.000 liter. Unismu melakukan aksi teaterikal, dan UIM menggelar zikir dan doa didepan
usungan mayat, dimalam kenaikan BBM.
Irmawati-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|