Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sulawesi Utara

Bayi dengan Benjolan Meninggal
Selasa, 05 April 2005 | 12:03 WIB

TEMPO Interaktif, Bolaang Mongondow: Seorang bayi dilahirkan dalam keadaan tak bernyawa dengan beberapa benjolan di tubuhnya. Ibunya bernama Hapulu, istri dari Amin Makalalag, warga Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), Senin (4/4) siang. Bayi tersebut kemudian dikuburkan pada sore hari itu juga.

Peristiwa ini membuat staf Badan Koordinasi Masyarakat Korban Tambang (BKMKT) --salah satu organisasi yang menyuarakan dugaan pencemaran di Teluk Buyat oleh PT. Newmont Minahasa Raya--, langsung berkunjung ke rumah tempat bayi itu dilahirkan. "Kami ke rumah keluarga bayi itu. Kami sebenarnya ingin mengambil gambar korban, tapi begitu sampai bayi itu sudah dikuburkan," kata Sekretaris BKMKT, Ellen Pitoi, Senin malam.

Ellen menambahkan, dari keterangan beberapa orang yang sempat menyaksikan bayi tersebut, pada tubuh bayi itu terlihat beberapa benjolan. Benjolan ini menurut para saksi mata, tutur Ellen, terdapat di bagian leher dan punggung si bayi.

Ellen yang tak sempat melihat bayi tersebut sebenarnya ingin memotret si bayi. Namun, pihak keluarga berhasil merekam kondisi bayi tersebut. Sayangnya, mereka menolak memberikan negatif film hasil jepretan kamera kepada Ellen. "Kami sudah berusaha meminta, tapi keluarga tidak mau kejadian ini diekspos," kata Ellen.

Sedangkan Kepala Desa Buyat, Salam Ani mengaku, belum mengetahui adanya peristiwa tersebut. "Belum ada laporan tentang bayi yang meninggal ini," katanya, sembari menambahkan bahwa bayi pertama pasangan ini juga meninggal saat dilahirkan dengan kondisi yang sama.

Ahmad Alheid

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Perahu nelayan di Pantai Buyat, Minahasa, Sulawesi Utara, 24 Mei 2001. [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/ 338/ 2001; 20010606]. Pemukiman nelayan di Pantai Buyat, Minahasa, Sulawesi Utara, 24 Mei 2001. [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/ 338/ 2001; 20010606].
Perahu Nelayan
Pantai Buyat

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Komnas HAM untuk Kasus Buyat Didemo Mahasiswa
Majelis Hakim Kasus Newmont Sudah Dibentuk
Relokasi Warga Buyat Masih Belum Jelas
Pemda Sulut Tetapkan Desa Relokasi Korban Buyat
Relokasi Warga Pantai Buyat Belum Pasti
KLH Resmi Gugat Newmont
Warga Buyat Cabut Gugatan Terhadap Menteri Kesehatan
Newmont Gugat Dirjen Imigrasi
Pemerintah Siap Hadapi Gugatan Hukum Newmont
Menkes Bantah Tak Perhatikan Warga Buyat
> selengkapnya...


Referensi

Laporan Tim Peer Review Soal Kasus Teluk Buyat
Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik Teluk Buyat

Website

Kementerian Lingkungan Hidup
Kejaksaan RI
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
Lembaga Studi Advokasi Masyarakat (ELSAM)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data