|
Kecelakaan Pesawat Merpati
Maskapai Penerbangan Rugi Rp 5 Miliar
Jum'at, 15 April 2005 | 15:04 WIB
TEMPO Interaktif, MAKASSAR:Kecelakaan pesawat Merpati boeing 732 dengan nomor penerbangan MZ 749 menyebabkan tertunda dan batalnya sejumlah penerbanngan berbagai maskapai di Bandara Hasanuddin. Yayasan Langit Biru Indonesia (Yalbindo) memperkirakan kerugian sekitar Rp 5 miliar.
Ketua Yalbindo, Herwin menyatakan kerugian terbesar dialami maskapai penerbangan Lion Air karena paling banyak mendarati Bandara Hasanuddin. Selama aktivitas bandara lumpuh sekitar 7 jam, sedikitnya enam pesawat Lion Air yang terhambat. Kerugian juga dialami Garuda, Bouraq, Mandala, Adam Air. “Ini akan berdampak pada perkembangan penerbangan yang akhirnya mengganggu roda perekonomian daerah,” tambah Herwin, Jumat (15/4), di Makassar, Sulawesi Selatan.
Manager Humas Lion Air, Hasyim Arsal Al Hasbi, kepada Tempo mengatakan enam pesawat milik Lion Air yang mengangkut sekitar 1000 penumpang itu gagal mendarat di Bandara Hasanuddin. Pesawat itu berasal dari Bandara Ngurah Rai (Denpasar), Sepinggang (Balikpapan), Sam Ratulangi (Manado), Soekarno-Hatta (Jakarta), Mutiara (Palu), Juanda (Surabaya).
Setelah bandara sudah dapat digunakan kembali, beberapa penerbangan Lion Air yang sempat tertunda, segera para penumpang diberangkatkan malam itu juga. Sejumlah penumpang yang kondisinya kurang mendukung seperti berusia lanjut terpaksa diinapkan di hotel. “Saya belum bisa menyebutkan kerugiannya,” ujar Hasyim.
Sementara General Merpati Airlines, Zainuddin, mengatakan belum bisa menaksir kerugian akibat tergelincirnya pesawat Merpati Kamis (14/4) malam.
Pesawat yang patah landing gir-nya, sudah dapat ditarik dari landasan pada pukul 00.13. sekitar 20 menit kemudian, bandara sudah dapat dipergunakan lagi. irmawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|