|
Kota Palu Marak Demam Berdarah
Selasa, 21 Agustus 2007 | 16:56 WIB
TEMPO Interaktif, Palu:Penyakit demam berdarah dengue (DBD) kembali merebak di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyusul seringnya hujan dalam dua pekan terakhir. Selama dua pekan ini ada 17 kasus DBD.
Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Palu, drg Elly Yanne, mengatakan kasus DBD tidak pernah hilang dari Kota Palu, sehingga membutuhkan kewaspadaan warga. “Kota Palu termasuk wilayah kategori endemik DBD, karena itu kita perlu waspada,” katanya.
Untuk sementara, pemerintah daerah melakukan penyemprotan ke sejumlah kelurahan yang dianggap rawan penyakit DBD ini. Selain itu pemerintah melakukan kampanye tindakan efektif untuk tehindar DBD, yaitu menggalakkan gerakan 3M, yaitu menguras dan menutup tempat penampungan air, serta menimbun barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
"Gerakan 3M akan mampu memutus perkembangan nyamuk berikut telurnya, kalau fogging (pengasapan) hanya efektif untuk membunuh nyamuk yang sudah dewasa saja, tapi tidak mematikan jentik-jentik nyamuk," katanya.
Dia merinci di Kota Palu, sejak Januari hingga pekan kedua Agustus 2007 telah terjadi sebanyak 774 kasus DBD, dengan korban meninggal sebanyak tiga orang.
Dari empat kecamatan yang ada di Palu, Kecamatan Palu Selatan merupakan daerah terbanyak terjadinya kasus DBD, yakni sebanyak 333 kasus.
Darlis
INDEKS BERITA LAINNYA :
|